Sebelumnya
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengamini informasi tersebut. Menurutnya, rusun tersebut akan menjadi mess karyawan JIS.
Namun demikian, Politisi PDI Perjuangan ini mengkritik soal transparasi data penghuni.
“Gubernur Anies hanya setengah-setengah membuka data siapa yang bakal menjadi penghuni Rusun Kampung Bayam,” katanya.
Baca juga : PBNU Dukung Program Pemerintah Berdayakan Petani Sawit
Selain itu, Pras menyoroti nasib warga yang tinggal di pinggir rel kereta sebelah stadion.
“Kehidupan warga di bedeng itu sangat kontras dengan kemegahan JIS. Jadi jangan bicara keadilan sosial kalau JIS bermegah-megah, sementara tetangganya kesusahan,” tegasnya.
Pakar tata kota Universitas Trisakti Yayat Supriyatna mengatakan, suka atau tidak pemukiman kumuh di sekitar JIS harus ditata.
Baca juga : Anies Jangan Sampai Kehilangan Panggung
“JIS akan seperti Gelora Bung Karno, satu kompleks untuk olahraga. Maka mau tidak mau wilayah kumuh harus ditata ulang,” kata Yayat saat dihubungi, kemarin.
Relokasi warga akibat pembangunan sebuah kawasan khusus bukan pertama kali terjadi.
Saat pembangunan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Pemerintah merelokasi ribuan warga Senayan. Saat itu, papar Yayat, Pemerintah merelokasi warga karena pembangunan GBK akan diperuntukan kegiatan Asian Games. Ajang olahraga tingkat Asia yang menuntut tuan rumah bersolek untuk menjamu para tamu.
Baca juga : Skuad Garuda Mulai Adaptasi Dengan Arena Pertandingan
Meski sama-sama terdampak pembangunan, diceritakannya, merelokasi warga Senayan memiliki tantangan karena mereka menempati tanah milik sendiri. Berbeda dengan warga pemukiman sekitar JIS. Mereka menghuni lahan negara, seperti lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan milik Pemprov DKI Jakarta. Dengan kondisi itu, Pemprov DKI memiliki landasan cukup kuat untuk merelokasi mereka. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.