Sebelumnya
Dia menilai, penetapan tarif memiliki pengaruh dengan layanan. Diharapkannya, penyesuaian tarif bisa menjawab tuntutan penumpang agar Transjakarta bisa memberikan pelayanan lebih baik.
Sementara, anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Eneng Malianasari menolak rencana kenaikan tarif Transjakarta. “Sebelum naik, Transjakarta harus memperbaiki pelayanan dulu, baik dari segi kualitas bus, rute dan headway,” ujarnya.
Baca juga : Penumpang Bete Nunggu Bus Transjakarta 45 Menit
Eneng mengaku heran dengan munculnya survei kenaikan tarif. Seharusnya, Transjakarta mengutamakan survei kepuasaan pelanggan. Terlebih, selama ini banyak pelanggan mengeluhkan waktu tunggu dan berdesak-desakan di bus Transjakarta.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Jupiter juga menolak kenaikan tarif Transjakarta. Menurut Jupiter, kenaikan tarif tidak sejalan dengan upaya mengurangi kemacetan. Jika tarif naik, banyak penumpang kembali menggunakan kendaraan pribadi.
Baca juga : Orang Muda Ganjar Beri Bantuan Kacamata Baca Untuk Para Ibu Pengajian
“Bagaimana warga Jakarta ingin beralih menggunakan transportasi umum jika tarifnya naik,” ketus Jupiter.
Seharusnya, lanjut dia, Pemerintah mengenakan tarif murah agar masyarakat mau beralih naik transportasi umum. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.