Sebelumnya
“Lawak. Posting suara pelanggan tapi di-deactivate komentarnya,” ujar @robyyasir_15.
“Kenapa postingan terakhir minta suara masyarakat justru ditutup kolom komentar. Artinya TJ belum terbuka untuk terima masukan. Daripada wacana menaikkan tarif mending beresin dulu tata kelola. Benahi pelayanan. Daripada Pemerintah subsidi orang kaya untuk mobil listrik, mending buat transportasi rakyat murah, kalau perlu gratis,” kata @yunitaadolfine.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, penyesuaian tarif Transjakarta dan Mikrotrans masih dalam proses pembahasan.
Baca juga : Penumpang Bete Nunggu Bus Transjakarta 45 Menit
“Belum (naik), masih dibahas,” kata Heru.
Dia tidak mempersoalkan survei rencana penyesuaian tarif yang dibuat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dan Transjakarta di media sosial. “Survei kan boleh-boleh saja,” ujarnya.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengakui, pihaknya membuat survei rencana kenaikan tarif Transjakarta. Syafrin bilang, survei itu untuk mengetahui pendapat dan respons pelanggan soal kenaikan tarif.
Baca juga : Orang Muda Ganjar Beri Bantuan Kacamata Baca Untuk Para Ibu Pengajian
“Survei kami lakukan karena kami menerima surat usulan dari DTKJ terkait usulan penyesuaian tarif untuk mengimbangi kenaikan tarif KRL,” kata Syafrin.
Syafrin menuturkan, sejak 2007, tarif Transjakarta belum pernah naik atau tetap Rp 3.500. Bahkan, sebelum pukul 07.00 WIB, tarifnya hanya Rp 2.000.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Rani Mauliani mengatakan, secara pribadi, tidak mempermasalahkan rencana penyesuaian tarif Transjakarta Rp 5.000. Namun dia meminta kenaikan dibarengi dengan pelayanan yang baik.
Baca juga : Ini Aturan Berbuka Puasa Di Transjakarta Dan MRT Jakarta
Politisi Partai Gerindra ini menilai, besaran kenaikan tarif cukup wajar dan masih terjangkau pelanggan.
“Nggak mahal kan tarif tersebut? Insya Allah masih terjangkau oleh masyarakat pengguna moda transportasi tersebut. Dengan tarif Rp 5.000 bisa keliling Jakarta,” kata Rani.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.