Dark/Light Mode

Penumpang Bete Nunggu Bus Transjakarta 45 Menit

Minggu, 9 April 2023 07:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Antara).
Ilustrasi. (Foto: Antara).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah penumpang Transjakarta mengalami peningkatan. Kondisi ini telah menyebabkan bus selalu penuh sesak sehingga membuat penumpang tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Transjakarta diharapkan segera menambah armadanya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kapa­sitas layanan angkutan umum.

Berdasarkan data Dinas Per­hubungan (Dishub) DKI Jakarta, pada 2022 jumlah penumpang angkutan umum tercatat berjum­lah 3.622.045 orang per hari. Pa­dahal, Dishub menargetkan penumpang angkutan umum hanya 1.140.554 orang per hari. Hal ini membuat penumpang mengeluh karena tidak dibarengi dengan kenaikan layanan. Keluhan ini menjadi catatan Komisi B DPRD DKI Jakarta terhadap pelayanan Transjakarta dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertang­gungjawaban (LKPJ) penggu­naan APBD tahun 2022.

Baca juga : PSI Tantang DPR Bentuk Pansus Transaksi Janggal Rp 349 Triliun

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan, banyak penumpang mengeluh selalu berdesakan dalam bus Transjakarta. Penumpang juga pro­tes karena waktu tunggu tidak konsisten.

“Harusnya kenaikan realisasi target penumpang ini diikuti dengan perbaikan pelayanan,” katanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Dia bilang, capaian target penumpang angkutan umum 2022 memang kelihatan berhasil. Namun, ada penurunan pada kualitas pelayanan.

Baca juga : Transaksi Bisa Rp 47 M/Bulan

“Waktu tunggu menjadi lebih lama dan berdesak-desakan,” ungkapnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menambah­kan, terlepas dari capaian-capaian Dishub DKI dalam pelaksanaan program kerja tahun 2022, pelay­anan Transjakarta banyak disorot pengguna karena kualitas pelayanan yang menurun.

“Penumpang menyampaikan layanan Transjakarta tidak ma­kin baik. Frekuensi kedatangan lama. Bahkan, pada hari-hari tertentu tidak ada bus Transja­karta,” ungkapnya.

Baca juga : Gubernur Herman Deru Lantik Pj Bupati Apriyadi Jadi Sekda Muba Definitif

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan jumlah pengguna ang­kutan umum pada 2022. Namun, karena kenaikan penumpang melebihi target sehingga berim­bas ke pelayanan.

“Akibatnya, layanan penumpang menumpuk,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.