BREAKING NEWS
 

Cegah Melonjaknya KLB Beragam Penyakit

Yuk, Ajak Anak-anak Ikut Imunisasi Gratis

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 16 Mei 2023 07:30 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Foto: Facebook Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta).

 Sebelumnya 
Dibeberkan Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Haji ini, Pemerintah telah menyediakan beberapa jenis imunisasi gratis bagi bayi, anak 2 tahun, anak SD kelas 1, 2, 5, 6, wanita usia subur 15-39 tahun, ibu hamil dan calon pengantin.

Adsense

Imunisasi rutin lengkap dari Pemerintah ini tidak hanya bisa didapatkan di Puskesmas dan Posyandu. Tapi juga rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan puskesmas.

Ngabila menegaskan, layanan imunisasi di dokter dan rumah sakit swasta juga gratis.

Baca juga : DPR Ajak Aparat Perkuat Integritas Dan Moralitas

“Kalaupun ada penarikan biaya hanya untuk jasa dokter, tapi obat vaksinnya gratis ya,” terang dia.

Ngabila mengingatkan masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan melakukan vaksinasi gratis. Karena jika berbayar, harganya tinggi. Sekali suntik vaksin imunisasi bisa Rp 1,2 juta. Sementara untuk menerima imunisasi lengkap, harus dilakukan 3 kali suntik. “Makanya tolong diikuti setiap fase imunisasi karena ini gratis,” ingat Ngabila.

Dia bilang, Pemerintah nggak mungkin mengeluarkan uang banyak dari APBN untuk beli vaksin kalau bukan untuk mence­gah kematian, kecacatan dan ke­matian anak. “Nanti Insya Allah di Jakarta akan segera ada vaksin rotavirus,” tandasnya.

Baca juga : Naik Ke Penyidikan, Rafael Alun Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

Selain untuk menjaga diri, diterangkan Ngabila, imunisasi dibutuhkan untuk memudahkan anak mengakses layanan. Sebab, sejumlah negara sudah menerapkan imunisasi sebagai syarat untuk mendapatkan beasiswa.

“Beberapa negara sudah ada yang mewajibkan syarat meneri­ma beasiswa kuliah harus sudah dilakukan vaksinasi lengkap saat anak,” ungkapnya.

Berdasarkan data Kemenkes, per 31 Januari 2023, selama 2021-2022 cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) bayi usia 0-11 bulan meningkat 14,9 persen. Rinciannya, pada 2021 sebanyak 84,5 persen dan 2022 sebanyak 99,4 persen.

Baca juga : GMC Sumut Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pemberian Santunan Untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Sedangkan cakupan imunisasi lanjutan bayi usia di bawah dua tahun (Baduta) meningkat dari 38,6 persen menjadi 58,9 persen pada 2021 dan menjadi 97,5 persen pada 2022.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense