Sebelumnya
Catatan BPK
Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 menemukan dana KJP Plus dan KJMU sebesar Rp 197,55 miliar belum disalurkan.
Tak hanya itu, BPK menilai bansos pemenuhan kebutuhan dasar tak sesuai ketentuan.
Baca juga : Pemerintah Kembali Tunjuk Pos Indonesia Salurkan Bansos Beras 2023
“Bantuan sosial pemenuhan kebutuhan dasar senilai Rp 15,18 miliar tidak sesuai ketentuan,” kata anggota V BPK RI Ahmadi Noor Supit saat menyampaikan hasil pemeriksaan BPK terhadap LKPD DKI Jakarta Tahun 2022 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI, Senin (29/5).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono belum mau bicara banyak mengenai temuan BPK.
“Kami memastikan akan menindaklanjuti semua temuan BPK,” kata Heru singkat saat ditemui wartawan.
Baca juga : Urusan Cawapres Anies KPP Manut Ke Usulan JK
Serbu Akun Gubernur
Sebelum KJP dan KJMU dicairkan, banyak warganet rajin menanyakan waktu pencairan bansos tersebut melalui Pemprov DKI melalui semua akun media sosial (medsos) milik Pemprov DKI Jakarta. Mereka juga menggeruduk medsos Pj Gubernur Heru.
Apa pun yang diunggah di akun medsos Pemprov DKI Jakarta dan Pj Gubernur Heru, warga selalu menyinggung soal KJP dan KJMU.
Baca juga : Setiap Hari, Serdik Sespimmen 63 Sebar Bansos Di Bandung
“Pak KJP pak,” kata @achmad_mutashim. “KJP kapan turun pak?” tanya @bungbung_00. “KJP oh KJP, kok ga keluar-keluar,” keluh @ariffaizulizzi. “KJP kabarnya gimana pak?” tanya @ulfnzraa.
“Selamat malam pak, pak memangnya kenapa KJP dan KJMU belum dicairkan juga? Kasih penjelasaan ke warga Jakarta kira-kira kapan program tersebut bisa cair dan apa alasannya belum dicairkan juga?” tanya @latif87.bf.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.