Sebelumnya
“Terlepas utang untuk apa, apakah untuk gaya hidup atau yang lain, tapi jumlah itu besar. Kalau kita rata-rata, misalnya satu orang punya dua akun saja, itu sudah 1 juta orang warga Jakarta yang terjerat rentenir,” kata dia.
Suhud mengaku sering mendapat keluhan dari warga yang keluarganya terjerat utang pinjol.
Baca juga : Havertz Perkuat Gudang Peluru
“Pemprov harus hadir untuk mengatasi dan mencari jalan keluar terhadap persoalan itu,” pintanya.
Asisten Perekonomian dan keuangan Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim percepatan akses keuangan daerah. Salah satunya menggandeng OJK untuk melakukan berbagai upaya agar warga Jakarta tidak terjerat pinjol.
Baca juga : Dana Operasional Lukas Enembe Rp 1 Triliun, KPK Sebut Sepertiganya buat Makan
“Setiap masyarakat harus tahu risiko mudah mendapat pinjaman. Nah sosialisasi bersama dengan OJK harus terus kita lakukan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menggencarkan pembinaan terhadap pelaku UMKM agar produk-produk dalam negeri bisa mendunia. Sehingga roda perekonomian warga Jakarta terus berputar.
Baca juga : Masyarakat Kita Gampang Tergoda Investasi Bodong
“Secara teori jika pendapatan warga sudah cukup, mereka tidak perlu melakukan pinjaman. Sehingga kita fokus ke pengembangan UMKM. Saya kira itu menjadi fokus penguatan ekonomi di Jakarta,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.