BREAKING NEWS
 

Tekan Pengguna Kendaraan Pribadi

DKI Didorong Fokus Kerek Layanan Angkutan Publik

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 9 September 2023 07:30 WIB
Anggota Komisi B DPRD Gilbert Simanjuntak. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Taufik meminta, Dishub baiknya fokus pada upaya penanganan kemacetan dengan cara meningkatkan layanan Transja­karta seperti menambah rute dan armada.

Adsense

Taufik mengusulkan, Dishub menggodok sejumlah aturan yang bisa mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi. Seperti, menaikkan pajak kendaran, menaikkan tarif parkir, mengurangi sarana parkir mobil pribadi, serta segera menerapkan jalan berbayar atau Elektronic Road Pricing (ERP).

“Saya kira itu solusi penanganan macet yang komprehen­sif dan bagus,” ucapnya.

Baca juga : Bank Syariah Didorong Perkuat Layanan Digital

Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo menjelaskan, tahun ini ada dua target utama yang ingin mereka capai dalam pengelolaan transportasi. Pertama, peningkatan ridership atau peningkatan jumlah penumpang angkutan umum. Dan target kedua adalah peningkatan ke­cepatan rata-rata kendaraan di jalanan Jakarta.

“Untuk tahun 2023, target kami adalah seluruh layanan angkutan umum di Jakarta mam­pu mengangkut sebanyak 3,4 juta penumpang dengan kece­patan rata-rata 26 km per jam,” tandasnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui minat masyarakat menggunakan trans­portasi umum masih kurang. Menurut catatan Kemenhub, rata-rata pengguna transportasi umum di kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan masih di bawah 20 persen.

Baca juga : Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, BNI Gencarkan Layanan Digital

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana mengata­kan, salah satu alasan masyarakat ogah beralih ke transportasi umum karena jauhnya akses lokasi transit menuju tujuan. Un­tuk itu, dia mendorong Pemerin­tah Pusat dan Daerah membenahi akses transportasi umum untuk mengurangi polusi udara.

“Penerapan model push dan pull itu sebuah keniscayaan dan ini harus satu frekuensi,” kata Cucu Mulyana.

Cucu mengatakan, diperlukan kebijakan yang memaksa supaya masyarakat beralih ke transpor­tasi umum. Misalnya dengan menerapkan ERP.

Baca juga : Guru Besar Undip Minta Pengguna Kendaraan Pribadi Mulai Pakai Transportasi Umum

Dia memastikan Kemenhub terus melakukan pembenah­an untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan trans­portasi umum.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 9/9/2023 dengan judul Tekan Pengguna Kendaraan Pribadi, DKI Didorong Fokus Kerek Layanan Angkutan Publik

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense