RM.id Rakyat Merdeka - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya menambak stok daging hingga tiga kali lipat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Strategi ini diharapkan mampu meredam kenaikan harga.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pihaknya selalu menyiapkan stok daging atau protein hewani sebagai cadangan setiap perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Untuk kali ini, stok ditingkatkan lebih banyak dari biasanya agar dapat menjaga ketersediaan protein hewani dari Nataru sampai Lebaran.
Baca juga : Cadangan Batu Bara RI Cukup Sampai 60 Tahun
“Stok cadangan kami tingkatkan tiga kali lipat, akan kita lakukan sambil melihat animo dan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya itu, Pj Gubernur Heru meminta kami tidak hanya mengantisipasi kebutuhan pangan di HBKN, tetapi juga adanya isu krisis pangan dan inflasi. Jadi kita harus stand by untuk stoknya,” ujar Raditya dalam keterangannya dikutip Jumat (15/12/2023).
Raditya menjamin ketersediaan stok daging seperti sapi, ikan dan ayam tetap aman sampai Hari Raya Idul Fitri 2024. Berdasarkan pengalaman dalam menghadapi HBKN tahun-tahun sebelumnya, pihaknya belum mengalami keterbatasan stok.
Baca juga : Capres 03 Ganjar Pranowo Serba Sat Set, Dari Atas Sampai Bawah
Menurut Raditya, pihaknya telah menyiapkan strategi disiapkan untuk mengamankan stok eksisting maupun Cadangan. Di antaranya, membeli daging sapi langsung dari Australia, kerja sama antar daerah produsen daging dan pihak swasta.
“Perumda Dharma Jaya didukung oleh berbagai pihak untuk memasok stok daging di DKI Jakarta. Ini yang berperan serta menjaga ketahanan pangan. Jadi, saya menjamin kebutuhan daging untuk penerima manfaat dan komersil aman sampai Lebaran tahun depan,” kata Raditya.
Baca juga : Stop Panic Buying, Stok Daging Di Jakarta Jelang Nataru Melimpah
Raditya menjelaskan, umumnya kebutuhan daging saat HBKN di DKI Jakarta mencapai rata-rata 6.000 ton per bulan atau mengalami peningkatan sekitar 10-15 persen dari biasanya.
“Stok daging cadangan sampai saat ini mencapai 200-300 ton dan akan ditingkatkan tiga kalinya yakni 600 ton,” ucap Raditya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.