Sebelumnya
Wali Kota Jaksel Munjirin mengatakan, sebanyak 719 balita terindikasi stunting ditargetkan dapat terintervensi pada tahun 2024 melalui program Go Tuntas JS.
“Go Tuntas JS yang sudah digulirkan cukup efektif. Tahun lalu, ada 615 balita terindikasi stunting diintervensi bantuan dengan hasil sebanyak 68 balita atau 11 persen sudah dinyatakan sehat dan tumbuh kembangnya baik,” kata Munjirin.
Baca juga : Menangkan Jagoannya: SBY-JK Sudah Turun, Mega Masih di Jakarta
Dijelaskan dia, jumlah balita terindikasi stunting pada tahun ini berdasarkan pendataan melalui program Grebek Stunting ada 58.291 anak terinput di e-PGBM dan telah ditemukan 1.053 bermasalah gizi, 719 diantaranya terindikasi stunting.
“Pendataan dilakukan di 65 kelurahan pada 25 September hingga 16 Oktober 2023. Jumlah balita terindikasi stunting masih dinamis. Selain Go Tuntas JS, kita akan lakukan penanganan melalui program Kelompok Peduli Gizi dan Kampung Gizi Cahaya,” terangnya.
Baca juga : Mau Borong Kursi DPRD, Golkar Siap Kuningkan Jabar
Menurutnya, Pemkot Jaksel juga akan bersinergi dengan stakeholder lain seperti, Badan Usaha Milik Daerah, swasta, masyarakat, maupun organisasi dan lembaga lain untuk membantu pencegahan dan penanganan stunting. “Kita lakukan pendampingan dan pemberian makanan tambahan bergizi secara gratis agar balita sehat dan tumbuh kembang baik,” ucapnya.
Selain itu, Munjirin menambahkan, melalui Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan kader di lingkungan juga dilakukan berbagai intervensi melalui berbagai kegiatan. Seperti, pemantauan pertumbuhan balita, penyuluhan gizi remaja, simulasi tumbuh kembang balita di Kelompok Peduli Gizi (KPG), konseling menyusui, dan sebagainya.
Baca juga : Perlunya Deteksi Dini Kasus DBD Di Jakarta
“Kita harapkan semua bisa tertangani dengan baik tahun ini. Sesuai dengan harapan kita, Jakarta Selatan zero stunting tercapai,” tandasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.