RM.id Rakyat Merdeka - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggratiskan sekolah swasta sepertinya tidak berjalan mulus. Muncul penolakan dari sejumlah warga. Pasalnya, program itu bakal menghapus bantuan sosial (bansos) Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Padahal, program sekolah swasta gratis ini sudah melewati Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Komisi E DPRDperiode 2019-2024 dan Dinas Pendidikan (Disdik), Jumat (23/8/2024).
Memang, alokasi anggaran program sekolah gratis ini diambil dari dana KJP Plus para penerima manfaat bansos pendidikan tersebut. Karena itu, warga melayangkan keberatan penyetopan program KJP melalui akun Instagram DPRDDKI Jakarta, @dprddkijakarta.
Baca juga : Presiden Minta Maaf, Para Menteri Terharu
“Bapak/ibu yang terhormat tolong pertimbangkan penghapusan KJP. Karena kami sangat terbantu dengan adanya KJP,” tulis @1309nanung.
“Tolong jangan dicabut, butuh banget KJP ini buat sekolah. Tolong dipertimbangkan lagi dan sembakonya juga bermanfaat buat anak-anak sekolah,” pinta @pa.rida402.
“Bapak/ibu yang terhormat tolong evaluasi lagi penghapusan program KJP. Karena kami ngerasa terbantu dari segi dana juga keperluan pangan murah. Jadi, kami harap program KJP dan pangan murah terus berjalan,” harap @erniarwiany.
Baca juga : Jokowi-Prabowo Tak Bisa Diadu Domba
Tidak hanya penerima manfaat KJP, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga mengharapkan KJP dilanjutkan.
“Bagi saya sebagai UMKM, sangat terbantu. Penjualan dagangan saya terbantu sejak adanya KJP,” ungkap @satu.bagi2.
Selain di @dprddkijakarta, sejumlah warga juga mengeluhkan rencana penyetopan KJP di akun Instagram Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, @herubudihartono.
Baca juga : KPK Anak Kandung Reformasi, Bukan Anak Kandung Megawati
“Mudah-mudahan bantuan KJP nggak dihapus ya Pak. Soalnya membantu untuk kebutuhan makan dan membeli alat sekolah,” kata @maesaroh9175.
“Sudah benar dulu rakyat menengah ke bawah rata-rata dapat KJP. Eh sekarang malah menengah ke atas yang dapat,” kata @zeewibowo21.
“KJP sangat membantu para siswa-siswi yang membutuhkan,” sebut @nafiratasya_.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.