RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Balai Warga Ciganjur di Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (27/3/2028).
Pembangunan balai warga ini merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Pram-Doel dan diharapkan dapat menjadi proyek percontohan untuk pembangunan balai warga di seluruh wilayah Jakarta.
Gubernur Pramono menyatakan kebahagiaannya atas terwujudnya balai warga di Ciganjur, yang dibangun dengan luas lebih dari 200 meter persegi di atas lahan milik pemerintah daerah.
“Hari ini Balai Warga yang saya gagas akhirnya terwujud di Ciganjur. Saya kaget melihat hasilnya, sungguh membanggakan. Dengan luas lebih dari 200 meter persegi di atas lahan milik pemerintah daerah, seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh Prakarsa Warga,” ujar Pramono di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/3/2025).
Baca juga : Prabowo Tak Nitip Satu Orang Pun Di Danantara
Pramono juga mengingatkan agar balai ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat tanpa adanya biaya.
“Saya meminta agar balai warga ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan warga tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Gubernur Pramono memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mengerahkan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membantu merawat Balai Warga Ciganjur.
"Jika diperlukan, kami bisa menugaskan PPSU untuk menjaga kebersihan tempat ini setiap hari,” imbuhnya.
Baca juga : Harga Cabe Sudah Mulai Turun, Prabowo Sarankan Kurangi Makan Pedas
Gubernur Pramono juga menjelaskan beberapa kriteria yang harus dipenuhi dalam pembangunan balai warga. Menurutnya, selain harus berada di lahan milik Pemprov DKI, balai warga juga harus dibangun di lokasi dengan kepadatan penduduk kelas ekonomi menengah ke bawah.
Selain itu, balai warga harus mendapat perizinan yang diperlukan, baik dari pemangku jabatan maupun warga setempat, dan memiliki akses listrik serta air yang memadai.
“Karena ini adalah balai warga pertama, saya berharap ini dapat menginspirasi wilayah lain di 266 kelurahan Jakarta untuk membangun balai warga serupa. Balai warga bukan sekadar gedung, tetapi jantung komunitas, tempat bertemunya ide dan aksi, serta ruang bagi warga untuk berkembang dan berkontribusi,” tuturnya.
Gubernur Pramono juga mengungkapkan bahwa balai warga memiliki potensi untuk menjadi ruang multifungsi yang mendukung berbagai kegiatan masyarakat.
Baca juga : Silmy Karim dan Maman Abdurrahman Hadiri Buka Puasa Bersama Alumni IKA Trisakti
“Balai warga dapat berfungsi sebagai ruang pemajuan kebudayaan, pusat komunitas, forum partisipasi pembangunan, serta peningkatan kapasitas dan keterampilan warga. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di balai warga antara lain pertemuan masyarakat, acara sosial dan budaya, pelatihan, pertemuan warga dan sosialisasi, perayaan komunitas, acara amal, sarana edukasi anak dan remaja, kegiatan keagamaan, serta pernikahan dan khitanan massal,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono berharap Balai Warga Ciganjur dapat menjadi tempat yang digunakan warga untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas.
“Saya berharap tempat ini dapat menjadi ruang bagi warga untuk mengadakan berbagai kegiatan, seperti pernikahan, silaturahmi, khitanan, arisan, dan acara lainnya. Yang terpenting, semuanya gratis. Balai ini adalah ruang bagi warga untuk berkumpul, berbagi, dan berdiskusi. Saya sangat gembira dan berterima kasih dapat memulai sesuatu yang kecil, tetapi berdampak besar bagi Jakarta,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.