BREAKING NEWS
 

Sidak Blok M, Gubernur DKI Pastikan Penagihan Sewa Harus Sesuai Kesepakatan

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 4 September 2025 06:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke District Blok M, Kebayoran Baru, Rabu (3/9/2025). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke District Blok M, menyusul viralnya keluhan para pedagang yang hengkang akibat kenaikan harga sewa kios yang dinilai terlalu mahal. 

Pantauan RM.id di lokasi, Pramono tiba di kawasan Blok M sekitar pukul 15.55 WIB dan langsung meninjau kios-kios di District Blok M. Dia menyapa para pedagang dan melihat langsung kondisi terkini di lapangan.

“Sore ini kebetulan hari Rabu, dengan menggunakan transportasi publik dari Balai Kota saya ke Blok M memang sengaja secara khusus pengen melihat apa yang viral di Blok M,” ujar Pramono di Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025).

Berdasarkan laporan dan pantauan langsung, sejumlah kios di District Blok M tampak tutup. Penyebabnya adalah penagihan iuran sewa yang melonjak dan dianggap tidak wajar oleh para pedagang.

“Ketika beberapa kios yang ditutup karena mereka ditageh iuran yang terlalu mahal. Saya sudah mengecek secara langsung, diskusi dengan Pak Dirut MRT, bahwa memang betul terjadi,” katanya.

Baca juga : Gubernur Pramono Gratiskan Dua Bulan Biaya Sewa Kios di Blok M

Masalah ini melibatkan pihak pengelola, yakni MRT Jakarta, serta koperasi yang disebut tidak memenuhi kesepakatan kerja sama. Pramono meminta agar kerja sama yang dilanggar segera dihentikan.

“Saya yang pertama saya minta untuk kerjasama yang dilanggar oleh kooperasi apapun namanya itu, kalau mereka tidak memenuhi apa yang menjadi kesepakatan maka saya minta untuk dipostpone, kerjasamanya dihentikan saja,” tegasnya.

Sebagai solusi, Gubernur Pramono menawarkan kepada pedagang untuk berpindah ke area pengelolaan MRT Jakarta dengan fasilitas yang lebih baik dan gratis sewa selama dua bulan.

“Tempat ini akan digunakan untuk memindahkan bagi siapapun para pedagang yang mau menggunakan tempat ini. Dan untuk kalau mereka mau menggunakan tempat ini, maka nanti selama dua bulan, Pak Dirut, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini,” ujar Pramono.

Adsense

Dia menambahkan bahwa fasilitas di tempat baru ini jauh lebih layak, nyaman, dan dilengkapi AC serta infrastruktur yang memadai.

Baca juga : Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Sudah Kembali Pulih

“Karena tempat ini jauh lebih bagus sebenarnya, lebih nyaman, ada AC-nya dan fasilitasnya juga bagus,” tambahnya.

Pramono juga menegaskan bahwa segala bentuk penagihan sewa harus sesuai dengan kesepakatan tertulis.

“Saya tidak memperbolehkan kalau kemudian menagih melebihi apa yang menjadi kesepakatan,” ujarnya.

Gubernur DKI menyerahkan kelanjutan penertiban kepada Dirut MRT Jakarta dan meminta agar semua pihak menjaga kenyamanan di kawasan tersebut.

“Prinsipnya ada dua. Dengan kooperasi yang tidak mau memenuhi kerjasama yang sudah ditandatangan hitam putih, maka saya persilahkan kepada Pak Dirut untuk diterminin,” pungkasnya.

Baca juga : Jaga Stabilitas Pangan, Pj Gubernur Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Di Papua

Lebih lanjut, Lonjakan tarif sewa kios yang dianggap tidak wajar itu menyebabkan sejumlah pedagang memilih hengkang dari lokasi strategis tersebut. Gubernur Pramono menyampaikan, sebenarnya telah ditetapkan batas atas dan bawah tarif sewa dalam kerja sama tersebut.

“Yang pertama untuk berdagang Blok M, memang ada kerja sama antara MRT dengan salah satu koperasi yang ada di sana. Dalam kerja sama itu sebenarnya batas atas untuk tarif sudah dikenakan, ada batas bawah dan ternyata tarif yang dipungut lebih dari itu,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Sebelumnya, viral di media sosial pedagang UMKM memindahkan barang dagangannya dari kios di Blok M, salah satunya akun TikTok @andremandorr.

Dalam narasinya, Andre mengaku kaget mendapat tagihan sewa kios sebesar Rp 15 juta.

"Kita tiba-tiba dapat tagihan yang enggak ngotak harganya. Kalau ditanya kenapa gue bingung. Karena gue baru banget nemuin kios yang kayak gini bentukannya, tiba-tiba tagihannya naik Rp 15 juta,” kata Andre.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense