BREAKING NEWS
 

Gubernur Pramono: Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoak

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 20 November 2025 11:26 WIB
Harimau koleksi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebuah video yang menampilkan harimau dalam kondisi kurus di Taman Margasatwa Ragunan belakangan ramai beredar di media sosial dan memicu kekhawatiran publik. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakna,  video yang beredar di media sosial diambil diduga saat pandemi Covid-19 dan baru diviralkan saat ini. Dia pun memastikan harimau itu saat ini dalam keadaan sehat.

Baca juga : Tanggapi Isu Harimau Kurus, Pramono: Ada Yang Nggak Seneng Ragunan Dibenahi

“Harimau yang sama yang diviralkan kondisinya dulu kurus, sekarang sudah gemuk kembali dan itu ditengarai bahwa itu diambil ketika saat Covid-19 kemarin,” kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).

Adsense

Pramono juga menjelaskan bahwa situasi pandemi pada 2021–2022 mungkin memengaruhi pengelolaan di sejumlah fasilitas, termasuk perawatan satwa. 

Baca juga : Gubernur Pramono Gandeng KPAI Kaji Pembatasan Akses Medsos untuk Anak

“Saya enggak tahu yang sebenarnya, tetapi mungkin persoalan ketika sedang COVID, orang juga enggak, enggak berani untuk keluar beraktivitas dan mungkin makanannya terlambat,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa laporan yang diterimanya menguatkan dugaan bahwa video tersebut memang diambil saat pandemi. 

Baca juga : Viral Harimau Kerempeng, Gubernur Pramono Pastikan Tinjau Ragunan Minggu Ini

“Dan tadi saya mendapatkan laporan kemungkinan video itu diambil ketika COVID kemarin, sehingga kondisinya seperti itu. Tapi sekarang kondisi ini sudah sangat besar,” jelas Pramono.

Pramono juga kembali menekankan bahwa kondisi harimau itu kini jauh berbeda dengan yang diperlihatkan dalam video.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense