RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga pesisir waspada banjir susulan. Sebab, musibah itu berpotensi terjadi karena air laut pasang diramal akan terjadi hingga 7 Januari 2026.
BPBD DKI melaporkan telah terjadi genangan air akibat rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada Jumat (2/1/2026).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Mohamad Yohan menjelaskan, dampak rob telah menyebabkan peningkatan status Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, menjadi Bahaya atau Siaga 1 pada Jumat pagi.
Baca juga : Manchester City Vs Chelsea, Berharap Keajaiban
Pada Jumat itu, BPBD DKI mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, terdapat satu ruas jalan yang tergenang air akibat banjir rob. Lokasi genangan berada di wilayah Jakarta Utara, dengan ketinggian air sekitar 10 centimeter (Cm).
Ruas jalan terdampak genangan tersebut, yakni di Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Kondisi ini mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat di sekitar lokasi.
Dalam upaya penanganan, BPBD DKI mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau kondisi genangan, serta berkoordinasi dengan sejumlah Dinas terkait guna mempercepat proses penanganan.
Baca juga : Malaysia Cup 2026, Indonesia Ancaman Bagi Tuan Rumah
Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna memastikan sistem drainase berfungsi optimal. “Untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," katanya.
BPBD DKI mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan susulan akibat banjir rob yang masih berpeluang terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat jika menghadapi situasi mendesak. Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam.
Baca juga : Kehidupan Aceh Perlahan Pulih
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji mengingatkan, potensi banjir rob hingga 7 Januari, dipicu fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama dan perigee, sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut.
“Fenomena ini dapat menyebabkan banjir pesisir atau rob, terutama di kawasan pesisir utara Jakarta,” kata Isnawa, Senin (29/12/2025).
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, Jakarta Utara, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB di sejumlah wilayah pesisir: Kamal Muara, Pluit, Kapuk Muara, Penjaringan, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.