BREAKING NEWS
 

Sudah Siapkan Stok Hadapi Ramadan

ID Food Siap Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 5 Februari 2026 06:35 WIB
Warga antre mendapatkan beras dan sembako saat kegiatan Pasar Murah. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - ID Food telah menyiapkan berbagai stok pangan dan program menjaga stabilitas harganya selama Ramadan dan Idul Fitri. Salah satunya, menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Komoditas pangan yang telah disiapkan meliputi gula, minyak goreng, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, serta telur. 

Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary ID Food Yosdian Adi Pramono menegaskan, pihaknya berperan aktif dalam pengamanan pasokan dan stabilisasi harga melalui pengelolaan komoditas utama. 

“Hingga awal Februari 2026, kami telah menyiapkan stok gula lebih dari 29 ribu ton, minyak goreng 29 ribu kilo liter, daging ayam sekitar 3 ribu ton, telur ayam sekitar 2 ribu ton, serta daging ruminansia sekitar 40 ribu ton,” rinci Yosdian dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026). 

Yosdian menyebutkan, stok ini tersebar dari Aceh hingga Papua. Bahkan ketersediaan per awal Februari akan disiapkan sebagai buffer stock, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi jelang memasuki Ramadan. 

Baca juga : Pemerintah Targetkan PLTSa Beroperasi 2027

Untuk mendukung kelancaran distribusi, ID Food mengoptimalkan jaringan logistik dan perdagangan nasional yang mencakup 94 cabang, serta lebih dari 27 ribu mitra ritel. 

Jaringan tersebut tersebar di 9.743 Koperasi Merah Putih, 1.414 titik Pasar Pantauan, dan 16.396 pasar reguler, serta didukung 5.202 mitra Warung Pangan di Pulau Jawa. 

Terkait penyaluran di 1.414 titik Pasar Pantauan, Yosdian menuturkan, ID Food memfokuskan distribusi minyak goreng Minyakita. 

“Langkah ini sejalan dengan program Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng,” jelasnya. 

Selanjutnya, alokasi Minyakita yang dikelola ID Food diprioritaskan untuk didistribusikan ke outlet Pasar Pantauan. 

Baca juga : Petugas Bongkar Rumah Semi Permanen Tepi Kali

Khususnya pasar-pasar yang menjadi lokasi pemantauan harga komoditas dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan. 

Hingga Februari 2026, alokasi Minyakita yang sebelumnya sebesar 17.474 ton dari 16 produsen telah meningkat menjadi 33.273 ton, yang kini berproses melalui 68 produsen. 

“Dengan dukungan saluran distribusi yang menjangkau seluruh provinsi, ID Food siap menyalurkan pangan secara langsung kepada masyarakat selama HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) 2026,” tuturnya. 

Yosdian menekankan, distribusi pangan dilakukan secara langsung kepada masyarakat, dengan prioritas pada wilayah-wilayah yang teridentifikasi sebagai zona merah dan zona kuning, berdasarkan tingkat kerawanan pasokan dan disparitas harga. 

Sebagai instrumen stabilisasi harga, ID Food juga menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 yang akan digelar di lebih dari 420 titik pada 26 cabang ID Food. 

Baca juga : Maju Ke Final Piala Liga Inggris, Arsenal Gagal Dijegal Chelsea

Komoditas yang disalurkan meliputi gula, minyak goreng, beras, tepung, serta kebutuhan pokok lainnya. 

“Dengan mengacu pada Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku,” ujarnya. 

Adsense

Sementara untuk pelaksanaan GPM dilakukan secara terkoordinasi bersama Pemerintah Daerah dan Satgas (Satuan Tugas) Pangan. 

Selain GPM, pada periode 9 Februari-15 Maret 2026, ID Food juga akan menggelar Bazar Sembako ID Food Ramadan Fair di 94 cabang distribusi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense