BREAKING NEWS
 

Tuan Guru Batak: Penyampaian Kritik Harus Mengedepankan Etika dan Adab

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Selasa, 16 Juni 2026 11:17 WIB
Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, M.A. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, M.A menilai kritik dan kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara. Namun, menurutnya, kebebasan tersebut harus tetap disampaikan dengan mengedepankan etika, moralitas, dan adab sebagai ciri bangsa Indonesia.

"Saya sebagai anak bangsa, sebagai orang kampung, yang sangat mencintai negeri ini, saya bukan siapa-siapa. Tapi sungguh saya sangat prihatin menyaksikan apa yang telah disampaikan oleh aktivis ananda TA ini," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi nilai agama, Pancasila, serta budaya ketimuran yang mengedepankan sopan santun dalam menyampaikan pendapat.

"Sebagai anak bangsa, sebagai bangsa yang beragama, yang punya Pancasila dimana sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, dan yang kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dan kita juga sebagai bangsa yang berbudaya, yang memiliki nilai-nilai moralitas," katanya.

Baca juga : Badiul Hadi: Berpotensi Mendorong Kenaikan Angka Inflasi

Menurutnya, perbedaan pandangan dan kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi. Namun, hal tersebut tidak boleh diwujudkan dalam bentuk cacian, makian, maupun penghinaan kepada pihak lain.

"Silakan bersuara, akan tetapi jangan sampai melakukan cacian, makian, cercaan. Kita tidak boleh saling menghujat, saling mencerca, karena kita bangsa yang beradab," tegasnya.

Adsense

Tuan Guru Batak juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga etika dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita sama-sama memberikan edukasi, mengajarkan nilai-nilai etika, nilai-nilai moralitas kepada seluruh anak bangsa kita, agar bangsa tumbuh menjadi bangsa yang besar, bangsa yang beradab yang senantiasa menjaga nilai-nilai agama, nilai-nilai Pancasila, dan nilai-nilai budaya dan moralitas," ujarnya.

Baca juga : El Nino Tidak Ganggu Pertanian, Harga Pangan Diharapkan Tetap Stabil

Di sisi lain, ia juga mengingatkan pemerintah agar tetap fokus menghadapi berbagai persoalan yang sedang dirasakan masyarakat. Tuan Guru Batak menyebut kondisi ekonomi dan sosial saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan.

"Kami juga mengingatkan sekaligus mendoakan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan segenap jajaran kementerian dan seluruh para pemimpin dan elit bangsa ini, bangsa kita saat ini sedang tidak baik-baik saja," katanya.

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari antrean kendaraan di sejumlah SPBU akibat kelangkaan BBM hingga kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Sepanjang jalan kita lihat ada antrean kendaraan, mobil, truk, bus, bahkan sepeda motor di setiap SPBU karena kelangkaan BBM. Bahan-bahan sembako dan kebutuhan lain naik. Naiknya harga dolar seiring dengan situasi geopolitik global dan ekonomi dunia. Semua ini berpotensi mengundang ketidakstabilan ekonomi dan stabilitas politik," ujarnya.

Baca juga : Gubernur Lemhannas: Pemimpin Nasional Harus Berintegritas dan Visioner

Karena itu, Tuan Guru Batak berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok yang paling rentan menghadapi tekanan ekonomi.

“Terutama masyarakat yang lemah dan susah," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense