RM.id Rakyat Merdeka - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya berduga cita atas meninggalnya 24 warga Bekasi. Mereka meninggal karena penyakit khusus, bukan terinfeksi positif virus corona.
Menurut laporan hasil keterangan dari rumah sakit, pasien meninggal karena penyakit khusus, yang akhirnya meninggal dunia sebelum keluar hasil tes covid-19.
Baca juga : Cegah Covid-19, Pemkot Bekasi Semprot Disinfektan Jalan Protokol dan Ruang Publik
“Pasien meninggal karena penyakit khusus, bukan positif covid-19,” kata Rahmat, yang kerap disapa bang Pepen ini, kepada Rakyat Merdeka, Kamis (2/04).
Namun Pepen mengakui, eskalasi penyebaran wabah corona di Kota Bekasi, cukup tinggi. Pemkot Bekasi pun menaikkan status siaga darurat menjadi siaga bencana corona.
Baca juga : Wabah Covid-19, Tahanan Sidang Melalui Video Conference
“Sekarang sudah ada 41 orang yang diduga terinfeksi positif covid-19. Penularan corona sangat cepat. Per hari itu penambahan korban bisa puluhan, baik yang kategori ODP maupun PDP,”ungkap Pepen.
Untuk mencegah penyebaran corona, Pemkot Bekasi telah melakukan sejumlah langkah strategis. Yakni melakukan pemeriksaan terhadap warga yang hendak keluar masuk wilayah. Ada 16 titik pengecekan suhu tubuh di sekitar jalur keluar-masuk Kota.
Baca juga : Dampak Covid-19, Klub Seri A Bisa Bangkrut
Diantaranya, di Stasiun Bekasi, Bekasi Timur, Stasiun Kranji, dan terminal-terminal utama Bekasi. Pemkot juga melakukan penyemprotan disifektan, rapid test, isolasi terhadap warga yang terpapar corona. Serta melakukan pembatasan jam operasional bagi pusat perbelanjaan dan toko swalayan di wilayah Kota Bekasi.
“Perhatian Pak Gubernur dalam penanganan covid 19 di Kota Bekasi sangat luar biasa. Kami selalu berkoordinasi agar penanganan pencegahan corona lebih cepat dan tepat,” tandasnya. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.