BREAKING NEWS
 

Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Komitmen Ruang Publik Untuk Pelestarian Kebaya

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Jumat, 31 Juli 2026 20:07 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Perhimpunan Kebayaku sukses menyelenggarakan perhelatan budaya bertajuk Kharisma Batavia Menuju Jakarta. Foto: Perhimpunan Kebayaku

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Perhimpunan Kebayaku sukses menyelenggarakan perhelatan budaya bertajuk "Kharisma Batavia Menuju Jakarta".

Acara megah ini digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian menyambut 500 Tahun Kota Jakarta pada tahun 2027.

Perhelatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, para Duta Besar negara sahabat beserta pasangan, pejabat Kementerian dan Pemprov DKI Jakarta, tokoh budaya, komunitas pecinta kebaya, serta para pelaku industri kreatif Tanah Air.

Mengusung tema utama "Kharisma Betavia Menuju Jakarta", kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat untuk memperkuat pelestarian budaya lokal di tengah proses transformasi Jakarta menjadi kota global yang modern namun tetap berakar pada identitas tradisi.

Baca juga : APBD Berkurang Karena Dana Transfer Dipotong Pusat, Kepala Daerah Mulai Teriak

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Penguatan identitas budaya harus berjalan beriringan sebagai karakter utama kota.

Sebagai kota yang multikultur, multietnik, dan terbuka, Gubernur menegaskan komitmen penuh Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi ekspresi kebudayaan.

Ruang-ruang publik strategis seperti Balai Kota, Kota Tua, Lapangan Banteng, hingga kawasan Maramis dipersiapkan secara aktif untuk menggelar berbagai pergelaran seni dan budaya tradisional.

"Inilah yang namanya budaya kita, kita rawat bersama-sama. Apalagi kebaya ini merupakan warisan budaya tak benda yang sudah diakui UNESCO. Kalau bukan kita yang merawat, pasti tidak ada," ujar Gubernur Pramono Anung.

Baca juga : Lazarus Minta Pemprov Gencarkan Sosialisasi Alasan Operasional RT/RW Belum Naik

Dia juga menyoroti pentingnya pelestarian kebaya lintas etnis mulai dari kebaya Betawi, Enci, Jawa, Madura, hingga ragam budaya Nusantara lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi kepada Perhimpunan Kebayaku atas konsistensi dan dedikasi mereka dalam melestarikan kebaya melalui berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat lintas generasi.

Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan tema acara ini merupakan sebuah refleksi perjalanan panjang yang mengajak masyarakat untuk menghayati kembali akar budaya bangsa.

Menurutnya, sebuah kota besar tidak hanya dibangun dari fisik gedung dan infrastruktur jalan semata, melainkan dibangun di atas fondasi sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Adsense

Baca juga : Peringati HAN dan Hari Kebaya, KOWANI Perkuat Perlindungan Anak

"Batavia mungkin lebih berganti nama menjadi Jakarta sekarang. Tetapi sebuah kota tidak hanya dibangun oleh gedung-gedung dan jalan-jalan, melainkan dibangun oleh sejarah, nilai-nilai yang diwariskan, serta budaya hidup di tengah masyarakat Jakarta dan Betawi," ujar Nunun Daradjatun.

Nunun juga menekankan bahwa kebaya adalah wujud warisan budaya yang dinamis terus tumbuh dan beradaptasi bersama zaman tanpa kehilangan akar identitasnya.

Lebih dari sekadar estetika berbusana, kebaya menyimpan kisah mendalam tentang ketulusan dan ketangguhan perempuan Indonesia dalam merawat nilai-nilai kehidupan serta meneguhkan jati diri bangsa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense