Sebelumnya
Butuh Ketegasan
Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai, kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta sudah bagus. Hanya saja pelaksanaan di lapangan yang belum optimal.
“Selain butuh ketegasan dan pengawasan tempat usaha dan klaster perkantoran, perlu kesadaran pemilik usaha dalam menjaga tempat usahanya agar tak menjadi klaster baru penye- baran Covid-19,’’ papar Dicky.
Baca juga : Kampanye Protokol Kesehatan, Baznas Luncurin Brand Peduli Covid-19
Dia melihat, masih banyak perkantoran di Jakarta yang tak mengambil kebijakan Work From Home (WFH). “Banyak aktivitas yang mengabaikan pencegahan Covid-19. WFH bukan jadi opsi utama. Pemilik usaha dan pekerja belum sepenuhnya aware dengan pandemi ini,” ungkapnya.
Dicky menambahkan, pendekatan pengendalian pandemi yang salah dapat mengakibatkan angka kasus terus meningkat. Makanya penting adanya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dan antar instansi untuk mencegah penyebaran virus ini.
Sementara Kepala Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo berharap agar pengusaha benar-benar melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona di perkantoran maupun industri.
Baca juga : Ketua MPR: Terus Tingkatkan Kiprah Politik Kaum Perempuan
“Beberapa hari terakhir kita disibukkan dengan berita-berita tentang klaster baru, baik dari industri, termasuk juga dari perkantoran. Oleh karenanya protokol kesehatan adalah sesuatu yang betul-betul harus menjadi bagian yang tidak boleh kita pisahkan,” paparnya saat bertemu dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Menara Kadin, Jakarta, Senin (10/8) lalu.
Menurut Doni, peran pengusaha, dalam hal ini Kadin, sangat penting mengajak seluruh instrumen yang ada di tiap daerah membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat. Yakni dengan membuat Standard Operating Procedure (SOP) agar seluruh industri, seluruh asosiasi yang bergerak di bidang industri dan perkantoran yang memiliki karyawan betul-betul mematuhi ketentuan yang ada.
“Mengenakan masker juga sudah diketahui oleh begitu banyak masyarakat, 90 persen masyarakat tahu tentang pentingnya menggunakan masker. Namun, sekali lagi baru 50 persen yang mau melakukannya. Tanpa ada bantuan dari dunia usaha rasanya juga akan sangat berat,” pintanya.
Baca juga : Protokol Kesehatan Mutlak Diterapkan di Pilkada 2020, Jangan Ada Kompromi
Terus Disidak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut serta dengan Satpol PP DKI Jakarta sidak ke sejumlah kawasan usaha restoran di Jakarta, Sabtu (8/8) lalu. Saat itu Anies menyatakan, masih banyak pemilik restoran yang melanggar protokol kesehatan.
“Ada pemilik usaha yang sudah bagus menerapkan protokol di tempatnya, ada yang melanggar, ada yang masih melanggar berulang,” kata Anies. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.