BREAKING NEWS
 

Tentang Kawan Kami Dufi, Jenazah Dalam Drum Itu

Semasa Hidup, Dia Kerja Penuh Semangat

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 21 November 2018 13:54 WIB
Pemakaman Abdullah Fithri Setiawan di TPU Dharmabudi, Semper, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Senin (19/11/2018) lalu, Dufi panggilan akrabnya, meninggalkan seorang istri dan 6 anak. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Minggu malam (18/11), jarum jam hampir menunjuk ke angka 9, saat jenazah Dufi diturunkan dari ambulance bertuliskan RS Polri. Seketika tangis pun pecah. Hati sungguh teriris, menyaksikan keranda diusung masuk ke kediaman, disusul di belakangnya Bayu Yuniarti, istri Dufi yang lemas dan berjalan dipapah. Para tetangga tak kuasa menahan airmata.  “Saya bagaimana melanjutkan hidup. Saya tak kuat,” kata Iin, sapaan Bayu, istri Dufi sambil terisak-isak. 

Di dalam kamar, Iin dikelilingi sejumlah kerabat, tetangga dan sahabat dekat. Ada yang memeluknya erat. “Ini semua kehendak Allah. Ibu pasti kuat. Insya Allah. Yang kuat. Kasian anak-anak,” katanya, berusaha menguatkan hati Iin. Ratusan orang, warga dan sejumlah wartawan, berkerumun di sekitaran rumah, banyak yang terharu dan menangis.

Baca juga : 3 Korban Lion Air Jt610 Kembali Teridentifikasi

Malam itu, saya berada di kediaman almarhum Dufi, sapaan dari nama lengkapnya Abdullah Fithri Setiawan. Selepas maghrib, begitu mendengar kabar duka yang seliweran di whatsaap grup redaksi Rakyat Merdeka, saya langsung bergerak ke sana dengan perasaan duka mendalam. Saya mengenal Dufi cukup lama.

Bukan hanya sekedar teman sekantor, kami juga bertetangga selama 5-6 tahun di Kompleks Catalina, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Tempat saya saat itu, terletak di jalan yang sama, hanya dipisahkan tiga rumah, yang juga ditinggali kawan sekerja di Rakyat Merdeka Group. Bahkan, saya kerap nebeng kendaraan Dufi, jika kebetulan pulang kerja di jam yang sama. Di kompleks ini, ada sekitar 30-an rumah yang ditempati keluarga karyawan Rakyat Merdeka Group, sehingga kami seperti saudara. 

Baca juga : Tragis, Paus Mati Telan Sampah Plastik 5,9 Kg

Selama bertetangga, dan menjadi rekan kerja seperjuangan di Rakyat Merdeka, Dufi itu baik hati. Mudah bergaul dan gampang akrab dengan siapa saja. Bahkan, dia mengenal banyak sekali karyawan yang berkantor di Graha Pena, dari lantai atas hingga ke basement. Dia tak segan menyapa akrab ke orang-orang, meski beda kantor, beda perusahaan di beda lantai.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense