RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Jawa Barat (Jabar) melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di pintu masuk tempat wisata saat libur panjang, 28 Oktober hingga 1 November 2020.
‘’Kebijakan itu kami ambil untuk antisipasi lonjakan kasus dan klaster baru Covid-19 di Jabar,’’ ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Kang Emil-sapaan akrab Rid- wan Kamil mengatakan, setelah libur panjang bulan Agustus lalu, kasus positif Corona meningkat di Jabar. Makanya, untuk menghadapi libur panjang kali ini, pihaknya sudah siap-siap untuk mengantisipasi.
Baca juga : Libur Panjang, Lebih Baik Di Rumah Saja
Emil mengaku telah menyiapkan materi sosialisasi lebih efektif tentang penerapan protokol kesehatan.Yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan sasaran pintu masuk tempat wisata.
Selain itu, Emil mengatakan, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait lainnya. ‘
’Petugas akan fokus di kawasan wisata seperti di wilayah Bandung Raya meliputi Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung,’’ paparnya.
Baca juga : Libur Panjang, Wagub Ariza Minta Warga DKI Nggak Keluar Kota
Seperti diketahui, Pemerintah menetapkan 28 dan 30 Oktober 2020 menjadi cuti bersama. Dua tanggal tersebut mengapit tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober. Selanjutnya Sabtu (31/10) dan Minggu (1/11) libur biasa.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak 10 Oktober lalu sudah mengimbau warganya agar mewaspadai penularan Corona saat libur panjang, 28 Oktober hingga 1 November 2020. “Karena itulah saya berharap kepada semuanya antisipasi, karena akhir bulan ini ada libur panjang,” kata Anies, Sabtu (10/10) lalu.
Presiden Jokowi juga telah mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penyebaran Covid-19 pada saat liburan panjang.
Baca juga : Kang Emil Siap Ketatkan Seluruh Pintu Masuk Dan Tempat Wisata Di Jawa Barat
“Bapak Presiden tadi mengatakan beberapa waktu sebelum ada libur panjang harus saling mengingatkan sehingga kita semuanya bisa mengambil langkah-langkah yang tepat agar tidak terjadi tam- bahan kasus pada saat liburan,” kata Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, usai rapat, Senin (12/10). Hal sama juga disampaikan Presiden Jokowoi saat rapat terbatas, Senin (19/10) lalu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.