BREAKING NEWS
 

Pasca Bom Susulan Sibolga, Polisi Evakuasi Warga

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 13 Maret 2019 05:15 WIB
Polisi bersenjata berjaga di lokasi ledakan bom di Sibolga. (Foto: Detik.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polisi langsung mengevakuasi warga yang masih berada di sekitar lokasi, pasca meledaknya kembali bom dari rumah terduga teroris di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Siboga, Sumatera Utara.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi ledakan bom berikutnya, yang terjadi sekitar pukul 01.20 WIB Rabu (13/3) dini hari.

Baca juga : Lawan Wakil Myanmar, Persija Tanpa Dua Pilar

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat, agar segera meninggalkan lokasi. Karena warga yang tinggal di sekitar ledakan, sudah dievakuasi semuanya. Kami minta agar warga segera meninggalkan tempat ini, demi keselematan kita bersama," kata polisi kepada warga yang ada di sekitar lokasi, Rabu (13/3) dini hari, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Adsense

Ledakan dahsyat dua kali berturut-turut itu membuat warga panik dan berhamburan. Negoisasi antara polisi dan istri terduga teroris yang dilakukan sejak Selasa (12/3) hari, belum membuahkan hasil. Sampai akhirnya, bom meledak.

Baca juga : Gile, Masih Ada Politisi Pakai Narkoba

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, rumah terduga teroris itu menyimpan banyak bom. Sehingga polisi, khususnya Densus 88 dan Gegana, harus hati-hati bertindak. Ditambah lagi, rumah tersangka teroris itu berada di kawasan padat penduduk.

Terduga teroris Sibolga Abu Hamzah sudah diamankan Densus 88, Selasa (12/3) sore. Hanya saja, istri terduga teroris bertahan di rumahnya bersama 1 anaknya yang masih berusia 3 tahun.

Baca juga : Keluarga Dan Pilihan Politik

Berbagai upaya sudah dilakukan polisi, termasuk membujuk agar sang istri terduga mau menyerahkan diri. Terutama, menyelamatkan anaknya yang masih balita. Namun, tak kunjung membuahkan hasil.

Sampai saat ini, wartawan belum diperkenankan masuk ke lokasi kejadian ledakan. Informasi dari pihak kepolisian, juga belum bisa diperoleh. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense