RM.id Rakyat Merdeka - Pipa transmisi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di area proyek pembangunan double track atau rel ganda di Jalur Intake Ciherang Pondok-IPA Dekeng, Bogor Selatan, menalami kebocoran, Minggu (18/7). Akibatnya, penyaluran air ke 44 wilayah di 4 kecamatan sementara terhenti. Banyak pasokan air yang terbuang di pipa transmisi air baku berdiameter 1 meter tersebut. Diperkirakan, ada sekitar 35 ribu pelanggan terdampak pasokan air bersih.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut, peristiwa kebocoran itu disebabkan jatuhnya batu dari proyek pembangunan double track Kereta Api Lintas Bogor-Sukabumi. "Saya menerima laporan pada jam 2 siang, terjadi kebocoran pipa PDAM yang disebabkan karena ada batu yang jatuh. Yang kemudian membuat air valve PDAM ini patah sehingga terjadi kebocoran," kata Bima, dalam keterangannya, Minggu (18/7).
Bima meminta agar proses pengerjaan proyek Rel Ganda Bogor-Sukabumi untuk dievaluasi kembali. Agar, kejadian serupa tidak terulang.
"Saya juga tadi minta agar seluruh kegiatan double track mengevaluasi ini, mengantisipasi agar tidak terjadi lagi. Karena ini kan pekerjaannya beriringan dengan pipa PDAM yang sangat panjang, jadi lebih berhati-hati lagi ke depannya," tegasnya.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengimbau warga untuk menyiapkan stok air mulai dini hari. Kendati demikian, pihaknya juga akan memberi bantuan bagi wilayah yang terdampak dengan menurunkan 7 mobil tangki air.
Wilayah yang terdampak di antaranya, Kecamatan Bogor Timur, Kecamatan Bogor Selatan, Kecamatan Bogor Tengah, dan Kecamatan Bogor Barat. Rino menyebut, kerugian materi dalam kebocoran ini memang tidak terlalu besar. Tetapi, banyak pelanggan yang akan merasa dirugikan.
"Kerugian ya kita harus berhenti produksi, sebagian produksi. Kalau material, tidak terlalu banyak di sini. Tapi, secara sosialnya lumayan tinggi untuk 35 ribu pelanggan kita yang bakal terdampak," tandasnya. [YP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.