RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di 1.500 sekolah akhir September. Kebijakan ini dilakukan karena uji coba PTM di 610 sekolah berjalan lancar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, uji coba PTM sejak 3 September lalu berlangsung sangat baik dan tidak ada kendala berarti.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa selesaikan 1.500 sekolah lagi. Insya Allah mudah-mudahan di akhir tahun, sekolah semakin banyak dan semua siswa yang mengikuti PTM,” ujar Riza di Balaikota, akhir pekan lalu.
Baca juga : Puan Wanti-wanti, Jangan Sampai PON Jadi Klaster Baru Covid-19
Dari penyelenggaraan PTM yang sudah digelar di 610 sekolah, kegiatan tersebut berlangsung lancar. Namun untuk keputusan penyelenggaraan PTM setiap hari masih dipertimbangkan dan dirapatkan dengan sejumlah dinas. Termasuk dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Riza mengimbau para siswa, masyarakat sekolah hingga wali murid untuk saling bersinergi mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Tentu harus hati-hati, waspada, jangan euforia, jangan anggap enteng, kita belajar dari negara-negara lain di dunia. Ketika dimulainya PTM, jumlah kasus Covid naik lagi,” ingatnya.
Baca juga : Pelancong Dari Saudi Dan Malaysia Paling Banyak Positif Corona
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, pihaknya terus mengevaluasi dan mengkaji kesiapan sekolah dan siswa untuk pembelajaran tatap muka setiap hari.
Langkah itu dilakukan selama beberapa pekan ke depan untuk mempersiapkan semua kalangan menghadapi PTM setiap hari.
“Pembukaan sekolah setiap hari kita kan rencanakan di minggu ketiga. Tetapi karena kita melihat kesiapan anak selama libur, maka kami akan evaluasi dalam 2 minggu ke depan ini,” ujar Nahdiana.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.