BREAKING NEWS
 

Sempat Melonjak 200 Persen

Corona Jinak, Sampah Medis Di DKI Menurun

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 29 September 2021 07:00 WIB
Petugas memindahkan kantong yang berisi limbah medis yang berbahan berbahaya dan beracun. (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

 Sebelumnya 
Sumbang APD

Humas PT PPLI, Arum Pusposari menerangkan, pihaknya me­musnakan sampah medis 10 ton dengan menggunakan mesin pemusnah sampah atau incenerator.

“Kalau incenarator sudah beroperasi 100 persen, maka kami bisa menerima medis dan B3 lainya mencapai 50 ton per hari,” sebutnya.

Baca juga : Holding BUMN Farmasi Raup Untung Rp 15,26 T

Selain musnahkan limbah, PPLI memberikan APD untuk petugas limbah medis atau B3 lainnya. Bantuan yang sudah diberikan adalah 1020 kantong sampah, 700 hair cap, 200 sarung tangan latex, 550 sarung tangan nitrite, 2.000 masker medis dan satu alat semprot.

Bantuan tersebut dibagikan kepada petugas yang tersebar di setiap Kecamatan dan Kelurahan wilayah DKI Jakarta. Menurut Arum, kebutuhan alat kesehatan bagi petugas di lapangan harus mendapat perhatian khusus. Hal itu, karena petugas yang memungut sampah medis dianggap paling rentan terpapar Covid-19.

“Setidaknya ini yang bisa kami lakukan untuk membantu negara dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup DKI untuk bisa berperan memerangi pandemi Covid-19,” katanya.

Baca juga : Barcelona Vs Granada, Azulgrana Dilanda Badai Cedera

Sebelumnya, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Vensya Sitohang, meminta kementerian dan lembaga terkait serta Pemerintah Daerah untuk memberikan informasi akurat terkait limbah medis. Informasi tersebut mencakup data timbulan, tata laksana, dan kendala pengelolaan limbah medis Covid-19 saat ini.

“Hal ini agar kondisi yang sebenarnya di lapangan dapat teridentifikasi dengan baik. Sehingga kita akan dapat melahirkan rekomendasi untuk tindak lanjut yang komprehensif,” jelasnya.

Dia mengingatkan, saat ini target vaksinasi Covid-19 mencapai 208 juta jiwa. Kegiatan vaksinasi tersebut akan meningkatkan timbulan limbah medis Covid-19 secara signifikan. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense