Sebelumnya
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, William Aditya Sarana meminta, pembangunan SJUT dibarengi dengan pembangunan torotar yang merata dan berkeadilan.
“Kami berharap pembangunan trotoar yang nyaman tidak hanya berada di jalan-jalan protokol tapi juga di perkampungan atau perumahan yang tersebar di seluruh Jakarta,” pintanya.
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI, Judistira Hermawan mendorong reformasi birokrasi dalam penerbitan perizinan di bidang penyelenggaraan utilitas. Termasuk pemanfaatan jaringan teknologi informasi untuk proses perizinan secara online.
Baca juga : PSI: Kemenangan Piala Thomas Tercoreng Larangan Kibarkan Merah Putih
“Harus ada kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah. Sehingga upaya mempercepat pembangunan infrastruktur Jaringan Utilitas secara terpadu dapat terwujud,” sarannya.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), Muhammad Arif Angga mengatakan, kabel yang semrawut di Jakarta tak lepas dari penataan masa lalu yang sudah terbentuk. Diingatkannya, penataan jangan sampai merugikan masyarakat. Apalagi, banyak lapisan masyarakat yang sudah bergantung terhadap kabel udara yang semerawut. Misalnya, mereka yang memanfaatkan jaringan komunikasi, listrik dan sebagainya.
Jika kabel diputus tentu akan menggangu ativitas mereka.
Baca juga : DPR Wanti-wanti, Jangan Sampai Rachel Vennya Jadi Duta Karantina
“Masyarakat sudah telanjur menikmati kondisi ini. Malah tidak cuma individu masyarakat tapi kantor-kantor juga banyak yang telanjur memanfaatkan kabel udara,” ungkapnya.
Meski demikian, dia mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk menata kabel udara. Diharapkannya, Pemprov terus menjaga dan meningkatkan kolaborasi dengan Apjatel untuk menata kabel di Jakarta. Saat ini Apjatel sedang memantau dan menunggu arahan dari Pemerintah.
Dia juga meminta, agar Pemprov meningkatkan kolaborasi dengan pelaku usaha khususnya para anggota Apjatel. Pasalnya, kebutuhan jaringan di era modern bukan lagi kebutuhan satu pihak saja. Tetapi kebutuhan seluruh masyarakat.
Baca juga : LaNyalla Minta Pemerintah Tidak Lengah
“Harapan kami sederhana, yang penting kolaboratif. Kalau kami nyari untung, kebanyakan otomatis nanti harga juga semakin tinggi, masyarakat keberatan bisa turun pendapatan,” katanya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.