Sebelumnya
Jumlah ini meningkat 24,2 persen dibanding rata-rata bulan September yang mencapai 282.760 pengguna setiap harinya. Peningkatan volume sejalan dengan aktivitas masyarakat yang kembali bergerak saat ini.
KAI Commuter pun menyesuaikan operasional dan layanan KRL Jabodetabek seiring tren volume pengguna KRL yang terus bertambah.
Baca juga : Penerimaan Pajak Hiburan Nyungsep
KAI Commuter mengoperasikan 999 perjalanan KRL per harinya mulai 17 Oktober yang sebelumnya sebanyak 994 perjalanan.
Dengan rincian, 307 perjalanan melayani di jam sibuk pagi. Yaitu, pukul 04.00 WIB-09.00 WIB. Sebanyak 243 perjalanan melayani di jam sibuk sore. Yaitu, pukul 16.00 WIB-20.00 WIB.
Baca juga : Kapolri: Jangan Ragu Pecat Dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar!
“Penyesuaian ini mengikuti pergerakan pengguna yang masih terkonsentrasi di jam-jam sibuk pagi dan sore hari,” kata Anne.
Selain pengaturan operasional, petugas juga tetap konsisten menerapkan jaga jarak aman antarpengguna. Yakni, dengan membatasi jumlah orang yang dapat naik kereta untuk mengantisipasi kepadatan di dalam kereta. Petugas tetap melakukan penyekatan di stasiun bila kondisi di dalam KRL sudah sesuai kuota.
Baca juga : Macan Kemayoran Muda 100 Persen Siap Berlaga Di EPA 2021
Pengguna dapat mengatur waktu perjalanannya dengan melihat jadwal, posisi real time kereta dan kondisi antrean di stasiun melalui aplikasi KRL Access.
“Melalui perencanaan perjalanan yang baik dan mengikuti berbagai protokol kesehatan yang berlaku bisa menciptakan transportasi KRL yang sehat, aman dan nyaman bagi para penggunanya selama masa pandemi,” tutupnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.