BREAKING NEWS
 

Pengembangan Kasus Sarana Jaya

KPK Endus Aroma Korupsi Rumah DP 0 Pondok Kelapa

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 22 November 2021 07:20 WIB
Ilustrasi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan sudah memerintahkan penyelidik dan penyidik untuk menelusuri pengadaan lahan Rumah DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa.

Pengusutan dilakukan karena Sarana Jaya telah menerima penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencapai Rp 2,6 triliun.

Baca juga : Kembangkan 35 Startup Di Jabar, Inggris Gelontorkan Rp 500 Miliar

Alex mengatakan, Sarana Jaya meminta penyertaan modal tersebut untuk sejumlah peruntukkan. Salah satunya untuk pengadaan lahan rumah DP 0 Rupiah.

Adsense

“Kita sudah minta ke penyelidik atau penyidik untuk mendalami pengadaan tanah-tanah yang lain, jangan-jangan punya modus yang sama ya kan,” kata Alex.

Baca juga : Akademisi Saran Pasang Aplikasi Dan Kamera Di Tubuh Polisi

Namun, ia tak bersedia membeberkan lahan-lahan yang dibeli Sarana Jaya untuk mewujudkan program Gubernur Anies Baswedan itu.

Alex mengatakan pimpinan KPK belum menerima laporan mengenai penyelidikan pengadaan lahan lainnya. Ia memastikan, penyidik sudah mengantongi petunjuk mengenai hal itu.

Baca juga : KPK Periksa Ketua DPD Nasdem Probolinggo, Kadis, Dan Kabid

Lantaran sudah melakukan penggeledahan terhadap perusahaan-perusahaan yang terkait. Hasilnya diperoleh beberapa dokumen mengenai pengadaan tanah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense