Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bukan Cuma Jual Beli Jabatan

KPK Sebut Ada Korupsi Lain Di Probolinggo

Kamis, 23 September 2021 11:49 WIB
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kasus korupsi di Probolinggo bukan sekadar jual beli jabatan. Mereka menyatakan, ada kasus lain yang masih didalami di sana.

Berita Terkait : KPK Yakin, Ada Korupsi Lain Di Kolaka Timur

"Yang (kasus di) Probolinggo itu kemudian membuka banyak ruang-ruang korup lain yang dapat akan kami tindaklanjuti," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, di Jakarta, Kamis (23/9).

Berita Terkait : Belum Bahaya, Sudah Bikin Merinding

Ghufron masih menutup rapat informasi tentang dugaan rasuah lain di wilayah itu. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu proses pencarian barang bukti. "Sementara ini, karena kami sedang bekerja, tidak dapat kami sampaikan," tegasnya.

Berita Terkait : Bumikan Pancasila, BPIP Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Sebanyak 22 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Probolinggo. Empat orang penerima yakni Bupati nonaktif Probolinggo Puput Tantriana Sari, anggota DPR Hasan Aminuddin, Camat Krejengan Doddy Kurniawan, dan Camat Paiton Muhamad Ridwan.
 Selanjutnya