Sebelumnya
Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu, mengatakan, dengan atau tanpa suka sama suka, kekerasan seksual dalam agama itu, dilarang. Apalagi jika terjadi hubungan seksual di luar pernikahan. Menurut Kiai Said, apapun alasannya, agama tidak membenarkannya.
Menanggapi permintaan itu, Nadiem menghormati sikap NU. Ia mengapresiasi dukungan organisasi yang dipimpin Kiai Said terhadap Permendikbud tersebut.
Baca juga : Kekebalan Bersama Lebih Penting, Bos!
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PBNU atas dukungannya terhadap kebijakan ini. Walaupun ada beberapa catatan yang nanti juga akan menjadi catatan kami,” ujarnya.
Nadiem pun membuka hati dan kepalanya terhadap semua masukan yang ada. Utamanya pada pasal 5 ayat 2.
Baca juga : Nadiem Tak Tinggal Diam
Sosialisasi ini tidak hanya berhenti di PBNU. Ia berencana bakal sowan ke berbagai pihak dalam beberapa bulan ke depan demi mendapat masukan usai aturan yang dikeluarkannya menuai polemik di tengah masyarakat.
“Selain PBNU, kami pastikan dalam beberapa bulan ke depan, akan datang dan sowan ke berbagai macam pihak kalau-kalau mereka punya kekhawatiran,” janji Nadiem. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.