RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) KH. Syarief Hidayatulloh memastikan tidak akan mengerahkan massanya untuk hadir dalam acara Reuni PA 212, Kamis (2/11) besok.
"Selain tak mengerahkan massa, kami juga melarang atribut GPMI beredar dalam acara Reuni PA 212 besok," imbau Syarief dalam keterangannya, Rabu (1/11).
Baca juga : Gus Halim: BUMDes Harus Sejahterakan Masyarakat
Hal itu disampaikannya melalui surat instruksi yang ditujukan kepada seluruh Pengurus PB GPMI, Pengurus Wilayah GPMI Seluruh Indonesia, Pengurus Daerah GPMI Seluruh Indonesia, Pengurus Cabang GPMI Seluruh Indonesia dan Seluruh Brigade GPMI Seluruh Indonesia.
Namun demikian, kata Syarief, pihaknya tidak melarang jika ada pribadi para pengurus GPMI yang ingin menghadiri acara tersebut.
Baca juga : DPR Dukung Pemerataan Akses Internet
"Namun itu hak dan atas nama individu. Yang jelas, dimohon tidak menggunakan atribut organisasi," tegasnya.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengimbau warga tidak melewati kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Patung Kuda bertepatan dengan rencana Reuni Akbar PA 212 yang akan digelar Kamis (2/12) besok.
Baca juga : BKKBN Libatkan Mahasiswa Berantas Stunting
Dirlantas Polda Metro Jaya akan membuat skema penutupan arus lalu lintas di seputaran Jalan Medan Merdeka yang menjadi titik sentral aksi reuni PA 212. Penutupan mulai dilakukan Rabu 1 Desember pukul 24.00 WIB.
"Mulai nanti malam kita tutup sejumlah kawasan untuk mencegah adanya aksi demo 212," kata Sambodo di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/12). [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.