Sebelumnya
Melihat politisi yang sibuk urusi pemilu ini, warganet ikutan kesal. Akun @lantip ikutan jengah melihat tingkah politisi yang dianggapnya menyebalkan. Kata dia, saat ini sebaiknya para politisi itu ikutan fokus urus Omicron, beresin perusak kebhinnekaan, dan tangani bencana.
“Banyak urusan selain bab kursi dan perut kalian wahai politisi!” kicaunya. Akun @shdaagaatha ikutan menimpali. “Heran, politik mulu yang diurusin,” ucapnya.
Penulis asal Yogyakarta, Phutut EA ikutan jengan melihat tingkah politisi yang tampil di berbagai media. “Sudah bosan dengan semua gaya pencitraan para capres yang seolah peduli rakyat, makan di warung tenda, sok tahu milenial, dipotret saat sedang beribadah, saat bersama ‘rakyat’, padahal ra tau tuku rokok ro uyah,” ujarnya di akun @phutitea.
Baca juga : Rifat Sungkar Beberin Cara Rawat Kelistrikan Mobil Biar Aman
Akun @DuitTerooosss mengaku heran dengan para politisi yang sibuk berpolitik di tengah gempa. “Gempa nggak hentiin kalian buat perang politik, bahkan nggak cukup sehari. Baru beberapa jam trending twitter terbebas dari urusan politik, sekarang kalian mulai lagi,” ujarnya
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengungkap alasan kenapa tahun ini para politisi makin sibuk urusi dirinya, karena pertengahan tahun ini sudah masuk tahapan Pemilu 2024.
“Suhu politik akan mulai memanas,” kata Ujang, kemarin.
Baca juga : #Tobat Nasional Trending
Dalam situasi seperti ini, Ujang melihat politisi akan mulai melakukan berbagai manuver untuk memuluskan jalan di Pilpres 2024. Jadi hal yang berkaitan dengan politik akan sulit direm. Bahkan cenderung tancap gas.
Politisi, kata dia, akan mulai mengedepankan egonya masing-masing, seperti membangun pencitraan, bahkan kalau perlu menjelekan lawan.
“Persoalan rakyat kalau tak menguntungkan untuk elektoral, tak akan jadi perhatian,” tegas Ujang. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.