BREAKING NEWS
 

Rakyat Lagi Susah, Bencana Di Mana-mana

Syahwat Politik Kok Sulit Direm

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : APRIANTO
Minggu, 16 Januari 2022 08:10 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024. (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di awal-awal tahun 2022, para politisi semakin sibuk kasak-kusuk menyambut Pemilu 2024. Sementara rakyat kecil kelimpungan karena harus menghadapi ujian hidup yang begitu berat. Supaya dianggap peduli ke rakyat yang sedang kesusahan, sebaiknya para politisi mengerem dan tak mempertontonkan syahwat politiknya. Apakah bisa? Melihat fakta saat ini, rasanya tidak bisa.

Ada banyak kesulitan yang dihadapi rakyat begitu memasuki 2022. Selain dampak pandemi yang masih terasa, mereka juga kesulitan menghadapi kenaikan harga sembako yang dimulai sejak akhir tahun lalu.

Paling tidak ada empat komoditas yang harganya meroket yaitu, minyak goreng, telur ayam, cabai rawit, dan daging ayam. Kenaikan harga tersebut disebut-sebut lantaran momen Natal dan Tahun Baru. Namun, dua pekan setelah tahun baru, harga sejumlah sembako belum juga normal.

Baca juga : Rifat Sungkar Beberin Cara Rawat Kelistrikan Mobil Biar Aman

Harga komoditas yang belum juga turun adalah minyak goreng. Kemarin, harga minyak goreng masih di kisaran Rp19-21 ribu.

Selain karena harga sembako yang meroket, sebagian rakyat juga tengah kesulitan menghadapi rentetan bencana alam. Mulai dari gempa, tanah longsor dan banjir.

Sayangnya, berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat ini sepertinya kurang jadi perhatian para politisi kita. Mereka terkesan lebih tanggap dan sigap dalam urusan menghadapi pemilu.

Baca juga : #Tobat Nasional Trending

Tengok saja, dalam dua pekan terakhir, topik yang disodorkan kepada publik bukan perkara bagaimana menyelesaikan kesulitan rakyat. Tapi, riuhnya berbagai manuver untuk memuluskan jalan ke 2024. Misalnya, ada yang sibuk mainkan wacana menunda pilpres, Jokowi tiga periode, dan ribut soal syarat capres nol persen.

Tak cuma itu, para politisi juga mulai utak-atik koalisi di Pilpres 2024. Padahal, pilpresnya 3 tahunan lagi.

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri misalnya, melemparkan wacana koalisi bertajuk nasionalis religius. Wacana itu disambut baik oleh Golkar dan Demokrat. Kedua partai itu mengaku tertarik dengan gagasan tersebut. Partai Demokrat ikut menyambut. Partai Gerindra, PKB dan PPP, sibuk menanggapi.

Adsense

Baca juga : Ayo Semua, Berantas Politik Uang Di Pemilu Dan Pilkada!

Kesibukan politisi juga terlihat di Pilkada DKI yang akan digelar 2024. Sejumlah parpol sudah memunculkan kader mereka sebagai kandidat calon gubernur. PDIP misalnya, memunculkan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Bu Risma, dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sementara Golkar menggadang-gadang eks Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Sementara NasDem menyodorkan Ahmad Sahroni.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense