RM.id Rakyat Merdeka - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) Batuah memastikan tidak pernah membuat surat pengaduan masyarakat yang mempertanyakan keikutsertaan Penjabat (Pj) Sekda Kalteng Nuryakin dalam seleksi terbuka (Selter) atau open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekda Kalteng. Batuah menyatakan, tidak mungkin dirinya mengadukan pimpinan sendiri.
"Saya tidak pernah membuat surat pengaduan masyarakat seperti itu. Saya bekerja sebagai PNS di Dinas Pendidikan Kalteng, tidak mungkin membuat surat pengaduan terkait pimpinan saya sendiri," ujar Batuah, Selasa (18/1).
Baca juga : Akhiri Roadshow Di Jateng, Sahabat Sowan Ke Mantan Wali Kota Solo
Batuah mengaku baru tahu ada surat pengaduan yang mencatut namanya dari seorang teman yang bekerja di Kantor Gubernur Kalteng. "Saya dihubungi teman saya yang bekerja di Kantor Gubernur dan menanyakan terkait kebenaran surat pengaduan tersebut. KTP yang dilampirkan dalam surat tersebut benar KTP saya. Nomor Induk Kependudukan sama. Namun, yang beda tanda tangan surat," terangnya.
Batuah menegaskan, pihaknya telah membuat surat pernyataan resmi di atas kertas bermaterai yang isinya membantah telah membuat surat pengaduan masyarakat tersebut.
Baca juga : Polri Terbitkan Peraturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK Jadi ASN
"Dengan ini menyatakan bahwa saya tidak pernah membuat dan tidak pernah menandatangani serta tidak pernah memberikan identitas saya berupa KTP kepada siapa pun untuk digunakan sebagai lampiran dalam surat pengaduan masyarakat yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Ketua Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), Ketua Pansel JPTM Sekda Provinsi Kalteng dan Gubernur Kalteng tertanggal 21 Desember 2021," tulis Batuah dalam surat pernyataannya tertanggal 16 Januari 2022.
Batuah juga keberatan atas penggunaan identitasnya dalam surat pengaduan masyarakat tersebut. "Saya merasa keberatan atas penggunaan identitas saya dalam surat pengaduan masyarakat tersebut karena telah mencemarkan nama baik saya sebagai PNS maupun instansi saya," ujar Batuah. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.