BREAKING NEWS
 

Omicron Naik

Rem Darurat Belum Ditarik

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 28 Januari 2022 08:05 WIB
Ilustrasi Varian Omicron. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Ini tentunya menjadi kewaspadaan kita, orang yang sudah divaksin saja masih bisa terkena Omicron apalagi yang belum divaksin,” tambah Siti.

Apalah pemerintah akan menarik rem darurat? Menko bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan belum mau melakukannya. Menurut dia, kenaikan kasus Omicron dalam negeri masih terkendali. Kata Luhut saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan kasus varian Delta 195 hari lalu.

Baca juga : Omicron Capai 91 Orang, Pemkot Jaksel Tingkatkan Pelacakan

Luhut mengakui, kenaikan kasus harian ini berimbas meningkatnya Bed Occupancy Ratio (BOR) yang kini mencapai 37 persen. Meskipun, tingkat keterisiannya masih lebih rendah dari batas 60 persen dengan angka kematian yang juga tetap rendah.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengingatkan, varian Omicron patut diwaspadai. Dia mengimbau kepada setiap gedung perkantoran memperhatikan sirkulasi udara. Masyarakat juga harus patuh menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga : Saturasi Oksigen Rendah Segera Ke Rumah Sakit!

“Memakai masker berkualitas tinggi N95/KN95. Karena Omicron sangat efektif menular melalui udara. Omicron memiliki kemampuan bertahan lebih lama di permukaan atau lingkungan dibanding varian lainnya,” beber Dicky kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Untuk itu, Dicky meminta segala kegiatan yang berpotensi terjadi transmisi, segera dihentikan. Seperti Pembelajaran Tatap Muka (PTM), setidaknya distop dari akhir Januari sampai awal Maret. Karena ini periode prediksi masa krisis di Indonesia pada Februari-Maret.

Baca juga : Omicron Meningkat, Bos KSPSI Sarankan PTM Dihentikan Sementara

Warganet heran dengan respon pemerintah yang masih nyantai menghadapi Omicron. Di Twitter, akun @lukmanfeb percaya, angkanya jauh lebih tinggi. “Nggak percaya angkanya segitu, ada kasus yang nggak terdeteksi bisa 2, 3 kali lipat, kaya Delta kemarin,” kicaunya.

@pasadenasl yakin, Omicron masuk karena pemerintah membuka pintu internasional. “Kecerebohan pemerintah yang membuka pintu masuk RI lebar-lebar, mengakibatkan tingginya dan cepatnya kenaikan Omicron di Indonesia,” tulisnya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense