BREAKING NEWS
 

Perkumpulan Kader Bangsa Bakal Gelar Dialog Transformasi Indonesia Dan Tantangan Kepemimpinan Nasional

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 13 Februari 2022 22:21 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia tengah menghadapi kembali lonjakan Covid-19. Sebagai negara bangsa, hal ini menjadi tantangan bagi Indonesia untuk bertransformasi. Sekaligus menjadi tantangan bagi kepemimpinan nasional mendatang.

Merespon hal ini, Perkumpulan Kader Bangsa menggelar acara Ngobrol Bareng "Transformasi Indonesia dan Visi Kepemimpinan Nasional: Bunga Rampai Pemikiran Aceh sampai Papua) yang akan digelar secara hybrid pada Senin (14/2).

Melalui Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP), Perkumpulan Kader Bangsa konsisten mengawal penguatan kapasitas dan pemberdayaan pemimpin muda Indonesia sejak 1 dekade lalu.

Baca juga : Menkumham: Indonesia Berkomitmen Berikan Perlindungan Kepada Pengungsi Internasional

Ketua Perkumpulan Kader Bangsa Dimas Oky Nugroho mengatakan, acara ini digelar bagi pemimpin-pemimpin muda untuk merespon isu-isu strategis dan aktual di masyarakat.

Sekaligus, sebagai ajang pertukaran pikiran anak bangsa yang beragam, dari Aceh sampai Papua. Mengacu pada data BPS Tahun 2020, demografi pemuda Indonesia mencapai 64,5 juta jiwa atau 1 dari 4 penduduk Indonesia adalah pemuda. Untuk itu, kekuatan besar ini harus dimanfaatkan untuk kemajuan Indonesia.

“Ini merupakan momentum bagi anak muda Indonesia untuk bergerak, tampil menunjukkan kapasitasnya memimpin berbagai inisiatif baik di bidang sosial ekonomi, politik, teknologi, dan sosial budaya," ujar mantan Staf Kantor Kepresidenan ini, Minggu (13/2).

Adsense

Baca juga : Jelang Munas, Asosiasi Advokat Indonesia Gelar Olimpiade Nasional

KBFP sendiri, katanya, concern dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan tersebut. Sekaligus, sebagai bentuk kolaborasi civil society dengan negara dan para anak mudanya agar bersiap untuk berkiprah. "Agar pemuda ikut terlibat dalam setiap proses pembangunan," imbuhnya.

Regenerasi kepemimpinan, menurut Dimas, merupakan keniscayaan dalam sejarah. Kesiapan untuk regenerasi ini butuh kolaborasi dan pemahaman antara lintas generasi agar proses berbangsa dan bernegara berlangsung secara harmoni, produktif dan berkelanjutan.

"Dalam rangka untuk saling memahami antar generasi dan keberagam yang dimiliki Indonesia, diskusi ini digelar, untuk mewadahi pemikiran brilian dari anak muda Indonesia, dari Aceh sampai Papua," beber Dimas.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense