BREAKING NEWS
 

Kasus Penipuan Investasi

Musim Berburu Crazy Rich

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : RIFFMY
Senin, 14 Maret 2022 07:30 WIB
Petugas Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri melakukan penyitaan satu aset tersangka kasus aplikasi trading Binomo Indra Kesuma atau Indra Kenz di Perumahan Cemara Asri, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (10/3/2022). Bareskrim Polri menyita tiga aset milik Indra Kenz berupa gedung yang dijadikan kantor trading di Medan dan dua rumah pribadi di Deli Serdang. (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/WS/YU).

 Sebelumnya 
Ia memastikan kepolisian berupaya maksimal mengembalikan kerugian korban penipuan lewat penyitaan aset Indra dan Doni. “Kemungkinan dikembalikan tergantung keputusan pengadilan,” ujarnya.

Jika di sidang nanti terbukti aset dibeli dari hasil penipuan, maka bisa dilakukan lelang. Hasil lelang untuk mengganti kerugian korban.

Baca juga : Demokrasi Indonesia Menuju Sakaratul Maut

Lantaran itu, penelusuran aset terhadap Indra maupun Doni terus dilakukan. Dicurigai ada yang sudah dipindahtangankan.

Gatot mengimbau semua pihak yang pernah menerima aset dari tersangka agar melaporkannya jika tidak ingin terkena perkara. “Yang tidak mau melaporkan konsekuensinya nanti kami akan kenakan Undang Undang Tindak Pidana Pencucian Uang,” ancamnya.

Baca juga : PGI Desak DPR Segera Sahkan RUU TPKS

Sejauh ini, kepolisian telah menyita aset Indra yang bernilai Rp 43,5 miliar. Indra diketahui memiliki rumah mewah di Medan dan Tangerang Selatan, Banten. Juga punya unit apartemen.

Selain aset properti, kendaraan pria bernama asli Indra Kesuma itu ikut dibeslah. Di antaranya mobil Ferrari, Tesla.

Baca juga : Hindari Praktik Penipuan Berkedok Investasi, Puan Minta Literasi Digital Diperkuat

Bisnis-bisnis milik Indra seperti situs Botxcoin, Literally Cafe Medan, Red Wolf Indonesia (Bar & Lounge), PT KursusTrading Indonesia, dan PT Disotiv Citra Digital ikut disita.

Sedangkan empat rekening Indra diblokir. Kepolisian belum mengungkap jumlah dana yang tersimpan di rekening itu.  [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense