Sebelumnya
Akun @aliefrizkullah171 berharap, KPU lebih siap menyelenggarakan Pemilu 2024. Dia mengingatkan, jangan sampai terulang lagi Pemilu serentak 2019, yang menelan banyak korban karena terlalu banyak pemilihan.
“Ya okelah, 3 bulan cukup. Jangan lama-lama urusan politik, biar kehidupan sehari-hari nggak terganggu,” ujar @Ronaldxcviii.
Baca juga : Senin 23 Mei, Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka Lagi
“Apa pun prosesnya, bagaimana cara dan berapa lama pun penyelenggaraannya yang penting pemilu jujur, adil, transparan,” ungkap @pangsiong85.
“Semoga lancar pemilu nanti dengan persiapan yang tepat, maka kita berharap hasilnya cepat dan akurat,” harap @TanHuihui19.
Baca juga : Syarief Hasan Ingatkan Pentingnya Politik Santun
Akun @halimtasade mendukung langkah KPU untuk tetap menggunakan kardus sebagai kotak suara. Kata dia, ketika sudah selesai saatnya dilelang, bisa dilelang. Daripada seng yang notabene butuh gudang penyimpanan khusus tentu sewa malah habiskan anggaran. “Kardus tidak apa-apa,” tuturnya.
Akun @salimsegaf menegaskan, setelah dua kali pemiluf (2014 dan 2019) yang penuh ketegangan sosial, perlu dipersiapkan Pemilu 2024 yang jujur, adil, terbuka dan benar-benar demokratis. “Bukan kaleng-kaleng, kata anak milenial,” ujarnya.
Baca juga : Tim Putra Sukses Kalahkan China, Memori Manis Di Denmark Terulang Lagi
Sementara, @CendekiaHeart mengatakan, pertemuan Jokowi dengan KPU tidak etis. Seharusnya setelah dilantik, KPU sudah independen, punya kewenangan sendiri mengatur penyelenggaraan pemilu.”Kok masih lapor Presiden? Masih juga mau melibatkan presiden, itu kan aneh,” ujarnya. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.