BREAKING NEWS
 

Masuk Dalam Agenda G20

Saatnya Dunia Buka Akses Pekerjaan Untuk Disabilitas

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 14 September 2022 07:55 WIB
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi. (Foto: Humas Kemnaker)

 Sebelumnya 
Kadangkala, penyandang disabilitas tidak mendapatkan akses untuk tempat pekerjaan dan pelatihan. “Mereka masih memiliki ruang terbatas di pasar kerja,” sesalnya.

Kemnaker pun mendorong pelatihan vokasi yang inklusif bagi para penyandang disabilitas. Bahkan, kementerian yang dikomndoi Ida Fauziyah ini juga membuat pasar kerja khusus untuk kaum disabilitas.

“Kami undang swasta dan para penyandang disabilitas. Kami tanyakan berapa yang dibutuhkan,” terang Anwar.

Baca juga : Liverpool Vs Ajax, Saatnya Si Merah Unjuk Gigi

Meski begitu, tetap ada tantangannya. Salah satunya, tidak sesuainya permintaan perusahaan dengan ketersediaan para sumber daya manusia (SDM) disabilitas.

“Perusahaan ingin tinggi tapi kemampuan teman-teman kita masih belum sesuai harapan. Ini menjadi PR kami,” jelasnya.

Karena itulah, Kemnaker membawa isu tersebut ke dalam pembahasan. Harapannya, para penyandang disabilitas bisa mendapatkan pelatihan secara komprehensif oleh negara.

Baca juga : Erick: Kalau Harga Minyak Dunia Melorot, Harga Pertamax Bisa Ikut Turun

“Di Indonesia, kami juga mengetuk pintu perusahaan memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk memiliki akses bekerja,” pinta Anwar.

Kemnaker menutup pertemuan tingkat employment working group atau kelompok kerja atau ketenagakerjaan dengan menghasilkan berbagai naskah yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan.

Yakni, lahirnya lapangan kerja yang inklusif, terutama dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense