BREAKING NEWS
 

Kemendagri Dan ESQ Bekali Pejabat Internalisasi BerAKHLAK

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Selasa, 4 Oktober 2022 13:11 WIB
Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro saat memberikan pengarahan kepada 35 peserta yang terdiri dari Pejabat Eselon 3 dan Analis Madya dalam Pelatihan Change Leader Batch 1 di Lingkungan Kemendagri di Aula Gedung F Kemendagri, Senin (3/10).

RM.id  Rakyat Merdeka - Accelerated Culture Transformation (ACT) Consulting yang merupakan bagian dari ESQ Leadership Centre yang dibentuk Ary Ginanjar Agustian menggelar Pelatihan Change Leader Batch 1 untuk 35 peserta dari Pejabat Eselon 3 dan Analis Madya di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Acara yang digelar ini menindaklanjuti Roadmap Transformasi Budaya Kerja BerAKHLAK tersebut dilaksanakan di Aula Gedung F Kemendagri, Senin (3/10).

Dijelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk penerapan budaya kerja BerAKHLAK yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif kepada Pegawai Negeri Sipil lingkup Kemendagri.

Maka itu, perlu change leader, agar menjadi pembimbing bagi change agent untuk memonitor berjalannya Action Plan.

Baca juga : Yandri Susanto Ajak Urang Banten Gali Potensi Daerah

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro yang hadir di pelatihan Change Leaders itu, berharap para peserta bisa memahami tugas serta tanggung jawab sebagai change leader dan mendapatkan pembekalan keterampilan praktis yang diperlukan.

"Change atau berubah itu filosofinya seperti Superman. Kata-kata berubah mengandung harapan yang luar biasa. Bicara soal perubahan, saya teringat dengan Park Chung Hee (mantan Presiden Korea Selatan tahun 1963) yang bisa bangkit bahkan bersaing dengan Jepang. Padahal dulu Korea dan Jepang ini memiliki kehancuran atau kondisi yang sama. Lalu bagaimana cara mengejar Jepang? Park Chung Hee mengubah mindset seluruh pimpinan dan rakyatnya," papar Suhajar.

Bahkan, kata Suhajar kondisi Korea dan Indonesia saat itu hampir sama, namun Korea melakukan change atau perubahan secara melesat misalnya kerja 20 jam dalam sehari.

"Untuk itu, kawan-kawan yang dipanggil dan terpilih hari ini diharapkan berada di kelompok sepertiga dari tubuh organisasi kita yang siap untuk memimpin perubahan ini. Supaya orang yang sepertiganya lagi bisa melihat kita untuk ikut berubah. Dan sepertiganya lagi bisa mengubah orang yang awalnya ragu secara perlahan akan menemukan pembuktian bahwa ternyata bisa melakukan perubahan menjadi lebih baik," terang Suhajar.

Baca juga : 4 Menteri Tampil Bersama

Agar harapan tersebut terwujud, pria asal Karimun itu mempersiapkan para Eselon 3 ini agar menjadi pemimpin yang mampu mengelola kewenangan (pelayanan), mampu mengambil keputusan dengan tepat, serta mempertanggungjawabkannya.

"Seseorang yang mempunyai kewenangan itulah yang disebut pemimpin. Kepemimpinan itu bukanlah kesewenang-wenangan namun kepemimpinan itu adalah kewenangan melayani. Nah, ketika menjadi pemimpin itu harus hati-hati dalam mengambil keputusan, karena semuanya akan dipertanggungjawabkan. Pemimpin yang tidak bertanggungjawab akan tersisih oleh waktu," bebernya.

Menurut referensi yang pernah ia baca, bahwa pemimpin itu harus sebagai role model, menjadi teladan dan mampu mencegah terjadinya hal-hal yang buruk.

"Sebagai role model, tugas utama seorang pemimpin adalah mendidik (seperti guru). Bapak dan ibu yang Eselon 3 berarti mendidik para Eselon 4 dengan menjernihkan pola pikir mereka salah satunya. Agar membuat dunia menjadi lebih baik. Tugas berikutnya adalah menjadi pemimpin yang teladan. Konsepnya adalah ubah dulu diri kita baru mengubah yang lain," tuturnya.

Baca juga : Datangi Kemendagri, PAPDESI Dorong Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa

Alasannya mengajak para peserta untuk berubah menjadi lebih baik adalah karena Kemendagri sudah sepakat untuk memperbaiki organisasi yang besar dimulai dari pemimpinnya. Menurutnya, arah perubahan yang lebih baik dan diharapkan yaitu Bangga Melayani Bangsa. Itulah yang terkandung dalam core values BerAKHLAK.

Sehingga ujung change leader adalah mentransformasi Kemendagri menjadi organisasi pelayanan publik yang efektif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense