BREAKING NEWS
 

Seru Nih, Netizen Nonton PDIP VS NasDem

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 13 Oktober 2022 09:05 WIB
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri Dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Hubungan dua partai politik koalisi Pemerintah, NasDem dan PDIP semakin tidak harmonis. Keduanya terlibat aksi saling sindir dalam sepekan terakhir, bun­tut dari deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Akun @politikhariini mengungkap sindiran Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto soal warna biru lepas dari Jokowi. Pernyataan itu lantas dibalas sindiran oleh NasDem soal sikap PDIP lembek terhadap deklarasi Prabowo.

Akun @maspiyuaja mengungkap sindiran dari politisi NasDem Bestari Barus yang menyebut partainya menunjuk Anies sebagai capres, bukan petugas partai.

“Makin panas. NasDem ke PDIP: Kami tunjuk Anies sebagai capres, bukan petu­gas partai,” ungkapnya.

“Perang dimulai,” ujar @IsoWira. “Wih, kayaknya bakalan seru nih,” tim­pal @jorsecreative.

Menurut @abumuha32539102, Surya Paloh sedang mengajarkan pada publik bagaimana bernegara dan berbangsa.

Baca juga : PDIP Masih Jaim

Akun @iwan_kurus_lagi mengapresiasi sikap NasDem yang berani melawan PDIP.

“Keren memang NasDem, apalagi saat mereka memutuskan membebaskan Anies memilih cawapres sendiri, bukti bahwa mereka tidak mau mengintervensi Anies Baswedan,” katanya.

Akun @hasan_hasanto menilai, poli­tisi PDIP kalah pintar ketimbang poli­tisi NasDem. Kata dia, statement Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ngawur dan Bestari cerdas menanggapi serangan PDIP.

“Semoga pilihan yang tepat semua Anies pada waktunya,” tuturnya.

Akun @TogarHasibu4n mengatakan, Partai NasDem harus banyak-banyak bersabar. NasDem akan mendapat banyak serangan dari PDIP hingga tahun depan.

Adsense

“Siap-siap saja,” ujarnya. “PDIP mulai panas dingin melihat manuver NasDem,” kata @JamalBoegis.

Baca juga : Seto Tersanjung Aksi 7 Pemain Anyar PSS Sleman

Menurut @Taufiq03535899, kelakuan Sekjen PDIP seperti anak kecil. Padahal, deklarasi Anies Baswedan sebagai kan­didat capres oleh NasDem tidak meng­ganggu kabinet. Kata dia, Surya Paloh memerintahkan menteri dari NasDem konsen pada tugasnya.

“Kok gitu ya Sekjen PDIP seperti anak kecil,” katanya.

Sementara, @PSantoda mendu­kung sikap PDIP agar tegas terhadap NasDem di pemerintahan Jokowi. Dikhawatirkan, keputusan NasDem mengusung Anies mengganggu kondu­sivitas Pemerintah.

“NasDem tak punya malu,” ujar @ PSantoda. “Bilang saja kalau NasDem nggak punya kader yang pantas,” ujar @ yovi_ix.

Akun @SantorinisSun mengatakan, deklarasi pencapresan Anies Baswedan oleh NasDem sudah jelas tidak sejalan gara-gara kata antitesa. Hal ini soal etika dalam koalisi pemerintahan sekarang.

“Nah loh direspons keras ama PDIP. Siap-siap reshuffle deh,” katanya.

Baca juga : Sinergi BUMN, Pertamina Lubricants Pasok Pelumas Ke PLN

Akun @Desto11879838 mengatakan, persoalan moral dan etik dalam pemer­intahan merupakan hal yang serius. Kata dia, bagaimana mungkin, satu dapur, satu wajan, menunya sama, semua bilang enak, tapi ada satu yang bilang makanan sampah dan minta ganti koki.

“Sudah saatnya yang satu itu dipretelin lidahnya,” ujarnya.

Akun @FerdinandHutah5 berharap Presiden @jokowi segera melakukan reshuffle kabinet mencopot menteri-menteri dari @NasDem. Alasannya, kata dia, NasDem sudah menampar Jokowi dan @PDI_Perjuangan.

“Minus etika dalam berpolitik serta membahayakan masa depan Pancasila dengan mengusung Anies Baswedan,” tuturnya.

Akun @Dialoha menyindir kedua partai yang sibuk berseteru demi Pemilu 2024. Sementara tugas mengurus bangsa dan mensejahterakan rakyat terbengka­lai. Dia meminta para elite mempatkan Indonesia di atas partai, bukan seba­liknya. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense