BREAKING NEWS
 

Kasus Positif XBB Bisa Melonjak

Konser Minimalkan, Booster Maksimalkan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 4 November 2022 07:35 WIB
Ilustrasi Omicron XBB.(Foto: Shutterstock/Mayboon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah diminta memperketat lagi protokol kesehatan (prokes) dan mengebut vaksinasi booster yang belum mencapai angka 30 persen.

Sebab, subvarian Omicron, yakni XBB, yang menjadi biang kerok kenaikan kasus di sejumlah negara, sudah masuk ke Tanah Air.

Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Erlina Burhan menyebut, berdasarkan data di Singapura, pasien Covid-19 varian XBB di Singapura kebanyakan belum pernah menderita Covid-19.

Baca juga : Pengamat: Potensi Maritim Indonesia Emas Biru Belum Dimanfaatkan Maksimal

“Orang yang tidak pernah Covid, hati-hati, risiko menderita Covid XBB ini lebih tinggi,” ujar Erlina, saat diskusi daring, di Jakarta, kemarin.

Selain itu, dikatakannya, pasien Covid-19 varian XBB di sejumlah negara merupakan orang usia muda. Namun, pasien yang masuk rumah sakit didominasi lansia.

Karena itu, IDI merekomendasikan kepada pemerintah untuk memperketat penerapan protokol kesehatan. Hal itu merujuk lonjakan kasus Covid-19 di Singapura setelah kemunculan varian ini.

Baca juga : Kasus Gagal Ginjal Pada Anak Melonjak, Kematian Tertinggi Di RSCM

“Di Singapura, dominasi ka­sus XBB. Padahal sebelumnya hanya 22 persen. Cepat sekali penularan sampai sekarang 54 persen,” ungkap dia.

Erlina juga menyarankan Pemerintah menggenjot vaksinasi dosis ketiga. Dia menyebut vaksinasi booster di Indonesia be­lum mencapai angka 30 persen dari target.

Adsense

Penelitian menyatakan, dosis vaksin booster akan meningkat­kan kemampuan antibodi menetralisir subturunan Omicron ini. “PB IDI menganjurkan booster harus dipercepat,” imbau Erlina.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense