Sebelumnya
Dia juga menjelaskan, angka kesakitan meningkat sejak 3 hari terakhir, sehingga kunjungan warga ke posko kesehatan menjadi 120 orang per hari dari sebelumnya di kisaran 50 orang.
Keluhan terbanyak adalah batuk pilek karena masyarakat masih tinggal dalam tenda pengungsi di tengah cuaca yang masih sering hujan.
Baca juga : Pengamat: Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat, Sikat Mafia Tanah
"Selain memberi pengobatan di posko, tim medis IHC juga berkunjung ke tenda dan rumah warga untuk memeriksa kesehatan," jelas dr. Asep.
Dia menjelaskan, Pertamedika IHC mengirimkan tiga tim medis dari rumah sakit jaringan Pertamedika IHC secara bergantian.
Baca juga : Simpatisan, Kader Demokrat dan Warga Siap Sambut Kehadiran AHY di Kupang
Di mana setiap tim dilengkapi ambulance mini ICU/rescue, tenaga medis dokter dan perawat serta relawan, dan membawa obat-obatan yang diperlukan oleh masyarakat.
"Menghadapi kondisi darurat seperti saat ini, tentu tidak mudah. Kehadiran kami merupakan upaya untuk tidak hanya memberi layanan kesehatan, namun juga mengedukasi masyarakat supaya bisa bertahan dan menjaga kesehatannya di tengah kondisi yang tidak nyaman," jelas dr. Asep.
Baca juga : Sinar Mas Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Pertamedika IHC merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang layanan kesehatan.
Perusahaan juga merupakan induk usaha rumah sakit BUMN yang mengelola 36 Rumah Sakit dan berafiliasi dengan 39 rumah sakit, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.