BREAKING NEWS
 

Wali Kota Blitar Jelaskan Kronologi Perampokan Di Rumah Dinasnya

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 13 Desember 2022 16:26 WIB
Wali Kota Blitar Santoso (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Blitar Santoso mengaku belum sepenuhnya sadar, saat rumah dinasnya yang beralamat di Jl. S Supriyadi No.18 dirampok pada Senin (12/12) dini hari. Karena ketika itu, dia baru bangun tidur.

Tiba-tiba saja, perampok masuk ke dalam kamar dan membekap dirinya serta istri.

"Antara sadar dan tidak, tiba-tiba ada tiga orang masuk ke dalam kamar lewat pintu kamar sebelah timur dan langsung menyekap," ungkap Santoso, seperti dikutip ANTARA, Selasa (13/12).

"Saya disuruh tengkurap, mulut dilakban, mata juga begitu. Saya tengkurap menghadap timur, dengan tangan diborgol," bebernya.

Baca juga : Wali Kota Blitar Disekap, Rumahnya Dirampok, Perhiasan Dan Duit Rp 400 Juta Digasak

Dia mengaku kaget dengan kejadian itu. Istrinya juga disekap, disuruh berdiri menghadap arah utara. Pelaku meminta Santoso menunjukkan brankas.

Namun, Santoso mengaku tidak punya brankas. Lantaran tidak pernah menyimpan uang banyak di dalam rumah.

Adsense

Para pelaku sempat kesal karena dirinya tidak segera menunjukkan brankas.

Bahkan, pelaku mengancam akan melukai istrinya, jika permintaan tidak dituruti. Hingga akhirnya, Santoso meminta pelaku membuka lemari.

Baca juga : Perkara Yang Diputus Gazalba Bakal Diendus

Mereka kemudian mengacak-acak isi almari dan membawa uang yang ada. Perhiasan milik istri Santoso seperti kalung dan cincin, juga digasak.

Dirinya juga tidak begitu jelas wajah para pelaku yang merampok itu. Santoso hanya ingat, salah satu pelaku membawa parang sepanjang kurang lebih 40 cm.

"Saya tengkurap dan dilakban. Kalau senjata api, saya tidak (begitu jelas). Yang saya lihat, salah satunya bawa parang sepanjang 40 cm," beber Santoso.

Dalam kasus ini, pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang masuk ke area rumah dinas, dan menyekap tiga Satpol PP Kota Blitar yang bertugas.

Baca juga : Surono: Alam Tuan Rumahnya, Kita Tamunya

Saat kejadian, pelaku juga sempat merusak decoder CCTV. Pelaku membawa kabur uang tunai dan perhiasan, yang nilainya sekitar Rp 400 juta.

Hingga kini, Polda Jatim dan Polres Blitar Kota masih mengusut kasus tersebut. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense