BREAKING NEWS
 

Kalau Tak Jadi Capres Atau Cawapres

Imin Talak Prabowo

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 26 Desember 2022 06:40 WIB
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - PKB mulai menebar ancaman ke Gerindra, karena belum ada kejelasan capres-cawapres yang bakal diusung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Jika Muhaimin Iskandar alias Imin tak menjadi capres atau cawapres, PKB siap pisah dengan Gerindra.

Ancaman ini disampaikan karena sikap Gerindra selama ini seakan mengulur-ulur waktu dalam pengumuman capres-cawapres yang bakal diusung. Apalagi kemudian muncul wacana Prabowo Subianto lebih memilih kandidat lain dibanding Imin.

Agustus lalu, Gerindra dan PKB  bersepakat untuk jalan bareng di Pilpres 2024. Keduanya lalu membangun koalisi bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Sayangnya, meski sudah berjalan empat bulan, koalisi ini belum juga mengumumkan siapa capres-cawapres yang akan diusung di pilpres nanti. Keduanya hanya menyatakan akan mengumumkan capres-cawapres di waktu yang tepat.

Baca juga : Moeldoko Mulai Nangkring Jadi Cawapres Versi Musra

Di saat menunggu waktu yang tepat itu tiba, godaan pun datang. Lembaga survei Charta Politika menyebut, Prabowo yang sudah tiga kali ikut pilpres, bisa menang di pilpres nanti jika menjadi cawapresnya Ganjar Pranowo. Dalam sebuah simulasi yang dibikin Charta Politika, duet Ganjar-Prabowo berhasil meraup dukungan sebesar 45,3 persen. Pasangan ini mengungguli dua pasangan lain yaitu,  Anies-Ridwan Kamil 32,6 persen, dan  Puan-Andika Perkasa 2,4 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, jika melihat tingginya dukungan, pasangan Ganjar-Prabowo, bisa menang satu putaran

Wasekjen PKB Syaiful Huda awalnya berusaha kalem dalam menanggapi hal survei ini. Dia mengatakan, hasil survei tersebut tak menggoyangkan keputusan partainya untuk tetap berkoalisi dengan Gerindra. Menurut dia, kemenangan pilpres bukan hanya ditentukan nama capres-cawapresnya. Ada banyak variabel yang  menentukan seperti, variabel instrumen partai, variabel instrumen ideologis, dan lain-lain. Kata Syaiful, PKB meyakini, siapa pun calon yang didukung partainya akan menang.

Baca juga : Eks Ketua DPP PSI Nilai Erick Thohir Layak Jadi Cawapres Di Pilpres 2024

“Jadi, di mana pun PKB berada, calon siapa pun akan menang,” kata Syaiful Huda  saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (23/12).

Lalu bagaimana dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya? Syaiful mengatakan, sampai sekarang PKB-Gerindra masih belum memutuskan siapa figur capres-cawapres yang bakal diusung. Berdasarkan kesepakatan koalisi, penentuan paslon itu berada di tangan Prabowo dan Imin. Namun, kata dia, PKB sendiri masih tetap memutuskan Imin maju sebagai capres sesuai dengan keputusan muktamar. Ia berharap, koalisi dengan Gerindra ini bisa memberikan tiket untuk Imin maju di pilpres. 

Adsense

Setelah itu, dia baru bicara keras. Ketua DPW PKB Jawa Barat ini menegaskan, PKB akan berpaling dari koalisi dan mencari koalisi lain, apabila Imin tidak dapat tiket capres atau cawapres. “Ya sampai kita cari koalisi (yang menawarkan) Cak Imin jadi capres atau cawapres,” cetusnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense