BREAKING NEWS
 

SBY Bicara Pilpres 2024

Negara Harus Adil, Jangan Terlalu Jauh Urus Capres

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 14 Januari 2023 07:30 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: Twitter @sbyudhoyono).

 Sebelumnya 
Akun @Bernard_maru meminta Presiden saat ini meniru dan mewariskan tindakan yang harus dilakukan kepada setiap calon presiden (capres) seperti era SBY dulu.

Adsense

Kata @ayrifkiprayitno, ketika SBY akan berakhir pada periode kedua tidak per­nah sibuk bahas capres penggantinya.

Menurut @Andisinulingga, pemimpin yang sibuk cawe-cawe untuk men­cari penggantinya, biasanya pemimpin yang banyak menyimpan masalah di masanya.

Kata @cihk_miaw, orang yang merasa banyak melakukan keburukan selalu berjaga-jaga.

Baca juga : Mega Minta Kader Tiru Jokowi, Rajin Turun Ke Akar Rumput

“Pemimpin yang baik tidak perlu khawatir siapa penggantinya karena menjalankan pemerintahan sesuai dengan undang-undang dan aturan yang ada,” tukas @17Mardiyansyah.

Sementara, @rizal_lavada menafsir yang dimaksud alamiah. Yaitu, bila ba­paknya mantan presiden, maka otomatis anaknya bisa jadi presiden.

Kata @Nasionalis_76, SBY tidak ikut campur karena tidak punya calon presi­den (capres) dalam Pemilu 2024. “SBY tahu antitesis dari dirinya pasti menang,” ujarnya.

Akun @vagus_d percaya, SBY dulu tidak menyiapkan penerusnya. Soalnya, waktu itu calonnya masih mentah dan sekarang dicoba dikarbit supaya ma­tang.

Baca juga : Ini 3 Resolusi 2023 Dalam Lawan Virus Radikalisme Dan Terorisme

Sebetulnya, kata @Sudin_SH, SBY bukan tidak mempersiapkan, tapi karena permasalahan yang ada di partai.

“Meskipun diadakan acara konvensi presiden, tapi kandidat yang ada tidak laku di hati rakyat alias gagal total,” ujarnya.

Akun @Renata_reta menilai, apa yang disampaikan SBY hanya retorika. Soalnya, SBY juga berusaha menyiapkan kadernya sendiri.

Soalnya, kata @Antonius_fernandes, pada saat akhir kepemimpinan SBY, ban­yak kader Partai Demokrat terkena kasus korupsi. “Sehingga melengserkan partai tersebut dari kekuasaan,” ujarnya.

Baca juga : Bos FIFA Minta Setiap Negara Punya Satu Stadion Dengan Nama Pele

Akun @urinjuwoi mengatakan, se­tiap orang ada masanya. Dan Partai Demokrat, sepertinya masih belum bisa memimpin Indonesia untuk beberapa saat ke depan.

“Pemimpin baru akan terus bermuncu­lan, tapi tanpa adanya garis-garis besar pembangunan yang berkesinambungan, negara Indonesia akan maju mundur terus di tempat yang sama,” tutur @on3_cool.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense