RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah makin serius mempercepat transisi kendaraan dari berbahan bakar minyak ke energi listrik. Negara menyatakan siap mengucurkan subsidi bagi masyarakat yang mau beli kendaraan listrik.
Berbagai kendaraan listrik mulai dari motor seharga belasan juta hingga mobil yang harganya ratusan juta rencananya bakal diberikan subsidi. Besaran insentifnya pun bervariasi.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, kepastian nilai subsidi yang akan diberikan untuk pembelian motor listrik mulai Rp 5 jutaan hingga Rp 7 juta per unit. “Nanti detailnya akan diumumkan,” ujar Luhut di Jakarta, kemarin.
Baca juga : KPK Sebut Rekening Pedagang Burung Yang Diblokir Sudah Dibuka
Dia mengatakan, Pemerintah menargetkan porsi sepeda motor listrik mencapai 10 persen dari total populasi kendaraan dalam dua tahun ke depan.
“Kita sudah ada sepeda motor 130 juta, kita harus membuat populasi electric vehicle (EV) ini sekitar 10 persen dari jumlah itu (dimulai) dua tahun dari sekarang,” ingatnya.
Sementara untuk mobil kemungkinan besar subsidi itu berupa insentif pajak. Kementerian Perindustrian di akhir 2022 menyebut, mobil listrik akan diberikan insentif sebesar Rp 80 juta. Sedangkan mobil listrik berbasis hybrid Rp 40 juta.
Baca juga : Efisiensi Biaya Logistik Dongkrak Investasi Dan Daya Saing Ekspor
“Untuk mobil listrik mungkin pajaknya yang akan dikurangi,” tutur Luhut.
Namun demikian pernyataan akhir tahun itu belum dipastikan apakah akan ada perubahan atau tidak.
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menerangkan, Pemerintah sudah melakukan rapat terbatas dalam menyiapkan alokasi subsidi khusus untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.