BREAKING NEWS
 

Dosennya Dikabarkan Hilang

Rektor UII: Kecil Kemungkinan Terkait Gerakan Terlarang

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Senin, 20 Februari 2023 15:56 WIB
Ahmad Munasir Rafie Pratama, dosen UII yang hilang kontak usai mengunjungi University of South-Eastern Norway (USN) di Norwegia. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Prof. Fathul Wahid menyebut Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP), dosen yang dikabarkan hilang kontak usai mengunjungi University of South-Eastern Norway (USN) di Norwegia, merupakan sosok cerdas.

"Mas Rafie orang cerdas, terbukti dari sekolahnya, karya-karyanya, dan terbukti dari keseriusannya bekerja," rutur Fathul Wahid di Kampus Terpadu UII Yogyakarta di Jalan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Senin (20/2).

Rafie yang terakhir terdeteksi berada di Amerika Serikat juga tercatat menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik Informatika UII Yogyakarta.

Fathul mengatakan, pihaknya belum alasan dan motivasi Rafie mengubah rute perjalanan pulangnya dari Norwegia. Rafie tidak memberi tahu siapa pun, termasuk ke pihak keluarga.

Baca juga : Hanura Di Daerah Bersyukur

"Selama ini, semua tugas yang kami berikan dijalankan dengan baik sehingga pasti ada sesuatu yang kami belum tahu pasti sampai menghilang. Mengapa orang baik tidak lapor. Ini seperti anak kecil di rumah tiba-tiba main ke tempat tetangga, tiba-tiba tidak pulang, kira-kira begitu," ujar Fathul.

Fathul enggan berspekulasi. Dia tetap meyakini Rafie tidak memiliki keterkaitan dengan gerakan-gerakan radikal terlarang.

Adsense

"Kami tidak melihat Mas Rafie pernah berafiliasi dengan lembaga yang visi misinya bertentangan dengan UII. Sehingga kalau ada teori yang mengatakan terkait gerakan-gerakan terlarang, sangat kecil peluangnya," ujar dia.

Dikatakan, Rafie sudah terbiasa bepergian ke luar negeri untuk mengerjakan proyek internasional. Rafie tercatat dua kali pergi ke AS Tahun 2022.

Baca juga : TGB Resmikan Koperasi Perindo Dan Tebar Gerobak Di Karawang

"Jadi ini betul-betul kasus belum pernah terjadi dalam sejarah UII," tambahnya.

Diketahui, dari informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ahmad Munasir Rafie Pratama terdeteksi masuk ke wilayah Amerika Serikat melalui salah satu bandara di Boston, Senin (13/2).

Temuan didasarkan pada data Perlindungan Budaya dan Perbatasan AS (United States Customs and Border Protection). Padahal, berdasarkan pengetahuan kampus dan keluarga, Rafie seharusnya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Kamis (16/2), pukul 18.00 WIB, dari Istanbul, Turki, dengan menumpang pesawat Turkish Airlines.

UII saat ini masih fokus mencari keberadaan pasti dosennya di Boston. UII berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat.

Baca juga : PKTD Diklaim Berhasil Urai Kemiskinan Dan Pengangguran

"Posisinya di Boston tidak kami ketahui secara pasti. Kami waktu melacaknya, misi kami yang utama adalah membawa Mas Rafie pulang kembali ke Indonesia," tandasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense