BREAKING NEWS
 

Waspada, Beredar Surat Palsu Seleksi Pegawai KPK di Bali

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 22 Agustus 2019 10:37 WIB
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Tedy O Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi adanya surat palsu yang mengatasnamakan lembaganya, terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.

"Hari ini beredar surat PDF dengan kop "Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlamat di Renon, Denpasar Bali tertanggal 21 Agustus 2019," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima RMco.id, Kamis (22/8).

Baca juga : Senator Papua Barat: Pemerintah Harus Sikapi Penghinaan Mahasiswa Papua di Jatim

Febri memastikan, surat tersebut palsu. Dia menegaskan, lembaga pimpinan Agus Rahardjo Cs tidak pernah mengeluarkan surat terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali. ‎

Adsense

"Kami pastikan, surat tersebut tidak dikeluarkan oleh KPK. Bagi pihak-pihak yang dihubungi, atau dimintai uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya, harap segera melaporkan ke Kantor Kepolisian setempat, atau menghubungi Call Center KPK 198," tuturnya.

Baca juga : Prananda Prabowo Siapkan Oleh-oleh Untuk Peserta Kongres V PDIP di Bali

Dalam surat palsu yang diterima KPK tersebut, tertulis nama-nama Calon Karyawan KPK Indonesia. Tak hanya itu, surat palsu tersebut juga memuat jadwal dan tahapan seleksi teehitung tanggal 21-24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali.

"Terdapat lampiran 85 nama dengan lokasi tes di Denpasar-Bali," imbuhnya.

Baca juga : Wakapolda Jabar Mundur Dari Seleksi Capim KPK

Febri meminta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KPK. Terlebih, jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan KPK dengan meminta sejumlah uang.

‎"KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai seperti ini," tandasnya. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense